Rabu, 15 April 2026

Ganjar Pranowo Pamitan

Pamitan ke Warga Kabupaten Batang, Ganjar Titip Pesan Begini

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyempatkan diri hadir dalam kegiatan Jateng Bersholawat di Jalan Veteran Alun-alun Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Istimewa
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat menghadiri Jateng Bersholawat Bersama Habib Syech di Alun-alun Batang, Senin (3/9/2023). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Menjelang akhir jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyempatkan diri hadir dalam kegiatan Jateng Bersholawat di Jalan Veteran Alun-alun Batang, Senin malam (4/9/2023). 

Ganjar pun menyapa puluhan ribu warga yang tumpah ruah di sepanjang Jalan Veteran hingga Alun-alun Batang.

Dalam kesempatan itu, Ganjar berpamitan dan turut menitipkan pesan terakhir, khusus warga Batang. 

Ganjar berpesan agar masyarakat Batang, utamanya anak muda untuk bisa menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi.

Sehingga nantinya bisa memahami teknologi dan bisa bekerja di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). 

"Siapkan masyarakat Batang, maka harus sekolah, kita siapkan SMK, kalau tidak salah nanti yang mengelola dari NU."

"Disiapkan Masyarakat, anak muda kita yang pintar-pintar sekolah di sana, agar nanti pabrik-pabrik dengan teknologi tinggi yang sedang dibangun di KITB itu semaksimal mungkin, sebanyak mungkin di isi oleh putra dari batang," ujarnya. 

Dalam kesempatan ini, Ganjar pun mengajak masyarakat Batang untuk semakin bangga terhadap daerahnya.

Pasalnya semenjak hadirnya KITB, sudah banyak masyarakat luar negeri yang mengenal Kabupaten Batang.

"Warga Batang harus bangga, karena nama Batang ini banyak disebut sekarang, misalnya saja saat saya ketemu orang Korea Selatan, mereka menanyakan soal Batang, ketemu orang Amerika, mereka ingin investasi di Batang," ujarnya.

Ganjar menyebut, Jateng bersholawat ini sengaja digelar di akhir periode jabatannya ini di Batang.

Karena di awal pelaksanaannya dulu, Batang juga menjadi kota awal yang dikunjungi Jateng Bersholawat menyambut proses pembangunan PLTU Batang. 

"Ketika bikin PLTU Batang banyak yang tidak setuju, kami mengajak Habib Syech untuk Sholawatan di Batang, setelah bersholawat di Batang semuanya berjalan lancar sehingga Batang ini juga punya bagian sejarah dari Jateng Bersholawat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved