Berita Batang

Lantik 1.341 ASN Baru Pemkab Batang, Lani Dwi Rejeki: Cari Jeneng Dulu Baru Jenang

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, melantik 1.341 aparatur sipil negara (ASN) baru di Pendopo Pemkab Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyerahkan SK kepada aparatur sipil negara (ASN) baru yang dilantik di Pendopo Pemkab Batang, Rabu (10/1/2024). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, melantik 1.341 aparatur sipil negara (ASN) baru di Pendopo Pemkab Batang, Rabu (10/1/2024).

Para ASN baru tersebut berasal dari angkatan 2021 dan 2022, yang terdiri dari 210 pegawai negeri sipil (PNS) dan 1.131 pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Batang memberikan sejumlah pesan kepada para ASN baru.

Ia mengajak para ASN yang baru saja dilantik untuk menunjukkan nama baik dan bekerja dengan baik, agar mendapatkan rejeki yang halal.

"Cari jeneng dulu baru jenang. Agar kita itu tidak cacat, tidak tercela, tunjukkan nama baik kita. Kalau kita bekerja baik, nama kita baik, InsyaAllah rejeki akan mengikuti," ujarnya.

Lani juga meminta para ASN baru untuk patuh pada regulasi yang berlaku, serta taat dan loyal pada pimpinan.

Ia menegaskan bahwa selama pimpinan tidak mengajak ke arah kemaksiatan, maka wajib diikuti.

"Kalau pimpinan mengajak ke arah yang baik, kita harus ikut, kalau pimpinan mengajak ke arah yang buruk, kita harus menolak. Kalau kita ikut kemaksiatan, kita akan mendapat azab," tegasnya.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang, Dwi Riyanto mengatakan mayoritas ASN baru adalah tenaga guru, selain itu, ada juga tenaga kesehatan dan teknis.

"Rincian yang diambil sumpah jabatan adalah 210 PNS, fungsional PPPK guru 2021 ada 227, fungsional PPK guru 2022 ada 815 orang, PPPK tenaga kesehatan 2022 sebanyak 43 orang dan 48 PPPK tenaga teknis 2022," jelasnya.

Dwi menambahkan bahwa ASN baru angkatan 2021 baru dilantik karena baru mendapatkan sertifikat pendidikan (serdik).

"Sementara untuk CASN seleksi 2023 tidak ikut masuk, ada 1.587 formasi CASN yang dalam proses pemberkasan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved