Berita Cilacap

Angin Puting Beliung Terjang Tritih Wetan Cilacap, 55 Rumah Warga Rusak

Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Istimewa
Kondisi rumah warga di Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap yang mengalami kerusakan usai diterjang angin puting beliung pada Sabtu (27/1) sore. 

TRIBUN-PANTURA.COM, CILACAP - Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (27/1) sore sekira pukul 15.00 WIB.

Akibat bencana angin puting beliung itu, puluhan rumah mengalami kerusakan.

Gatot Arief Widodo Analis Kebencanaan BPBD Cilacap menyebut, bencana angin puting beliung itu terjadi saat wilayah Cilacap diguyur hujan deras.

BPBD Kabupaten Cilacap mencatat ada sebanyak 55 rumah milik warga yang rusak akibat bencana tersebut.

Baca juga: Dinperinaker Kota Pekalongan Fasilitasi Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Tahun Ini

Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap rumah.

"Bahwa pada Sabtu sore pukul 15.00 WIB telah terjadi angin kencang yang disertai hujan dan petir di wilayah Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi yang menyebabkan pohon tumbang dan rumah rusak," katanya, Minggu (28/1/2024).

Berdasarkan data BPBD Cilacap, juga ada 6 pohon di lapangan Rawa Bendungan, Tritih Wetan yang tumbang.

Kemudian beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

Adapula, sebuah baliho besar di Jalan Rawa Bendungan yang juga roboh diterjang angin kencang.

"Baliho besar di Rawa Bendungan yang roboh sempat memutuskan jaringan internet dan listrik, sehingga disana sempat juga terjadi pemadaman," kata Gatot.

Baca juga: Sinyal Indosat Mendadak Hilang dan Tak Bisa Akses Internet, Ini Penyebabnya

Sementara itu terkait penanganannya, Gatot menuturkan bahwa BPBD Cilacap setelah mendapat laporan adanya bencana angin puting beliung langsung menuju lokasi kejadian untuk assesment.

Dibantu relawan dan warga sekitar, BPBD Cilacap melakukan penanganan terhadap pohon tumbang yang mengenai rumah warga.

"Untuk penanganan pohon yang roboh ke rumah warga langsung dieksekusi oleh BPBD dan relawan," tutur Gatot.

Tidak ada korban jiwa akibat bencana angin puting beliung tersebut. 

Akan tetapi, para korban diperkirakan mengalami kerugian secara material akibat kerusakan rumah yang dialami.

"Saat ini, BPBD masih melakukan asessment di lapangan untuk mendata kerugian materiil," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved