Berita Tegal

DP3AP2KB Kabupaten Tegal Monitoring Layanan KB di Puskesmas Pagiyanten dan Kupu, Ini Hasilnya

DP3AP2KB Kabupaten Tegal melakukan Monitoring Layanan Keluarga Berencana menyasar fasilitas kesehatan yang ditunjuk sebagai mitra layanan.

Istimewa
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tegal Khofifah (batik hijau kerudung kuning) saat melakukan Monitoring Layanan Keluarga Berencana menyasar fasilitas kesehatan yang ditunjuk sebagai mitra layanan, pada Kamis (15/2/2024). 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal melakukan Monitoring Layanan Keluarga Berencana menyasar fasilitas kesehatan yang ditunjuk sebagai mitra layanan, beberapa waktu lalu. 

Tujuan monitoring tersebut, untuk meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB), baik layanan untuk akseptor perempuan maupun pria. 

Adapun kegiatan monitoring berlangsung di Puskesmas Pagiyanten Kecamatan Adiwerna, Rumah Sakit DKT Pagongan, dan Puskesmas Kupu Kecamatan Dukuhturi, pada Kamis (15/2/2024).

Kegiatan monitoring pelayanan KB ini, dilakukan dalam rangka Penggerakan Bakti Sosial Pelayann KB untuk memperingati Harlah Muslimat NU Kabupaten Tegal Tahun 2024. 

Dalam kegiatan monitoring di Puskesmas Kupu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tegal Khofifah, menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan dan kerjasama yang baik dari Puskesmas Kupu.

“Kegiatan Pelayanan KB ini selain dalam upaya pengendalian dan peningkatan kualitas penduduk, juga sebagai bagian pencegahan stunting terutama pada ibu-ibu pasca persalinan,” kata Khofifah, dalam rilis yang diterima, Minggu (18/2/2024). 

Pada kesempatan itu, Khofifah meminta kepada koordinator lapangan Penyuluh KB Kecamatan Dukuhturi untuk melaporkan progres hasil intervensi Program Rames Saceting, atau Rame-rame ASN Sakabehane Cegah Stunting sampai  Desember 2024. 

"Hal itu, agar dapat dievaluasi sejauh mana keberhasilan program Rames Saceting dalam mengurangi angka stunting di Kecamatan Dukuhturi," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kupu Ulinuha, menyampaikan selama ini koordinasi dan kerjasama dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) maupun Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sudah berjalan dengan baik. 

"Maka dari itu, koordinasi dan kerjasama akan tetep dipelihara dan ditingkatkan untuk kualitas pelayanan ke depan," kata Ulinuha. 

Ditambahkan, monitoring DP3AP2KB Kabupaten yang dilakukan di Puskesmas Kupu terlayani akseptor KB jenis Implan sebanyak 19 orang dan IUD satu orang. 

Selain itu, saat monitoring di Puskesmas Pagiyanten terlayani 33 akseptor implant dan satu orang akseptor IUD. 

Hasil monitoring di Rumah Sakit DKT Pagongan, melayani akspetor MOP (Metode Operasi Pria) atau vasektomi sebanyak tiga orang. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved