Rabu, 15 April 2026

Berita Pekalongan

Sarung Mangga Raih Standar SNI Kategori Sarung Tradisional

Sarung Mangga berhasil meraih sertifikat SNI 110:2029 Kategori Sarung Tradisional dari Balai Sertifikasi Textil Kemenperin.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Kepala Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Textil, Cahyadi (kanan) menyerahkan sertifikat SNI 110:2019 Kategori Sarung Tradisional kepada Direktur PT Pajitex Umar Djuber di aula PT Pajitex di Pekalongan. 

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - PT Pajitex melalui produknya Sarung Mangga berhasil meraih sertifikat SNI 110:2029 Kategori Sarung Tradisional dari Balai Sertifikasi Textil Kementerian Perdagangan dan Perindustrian.

Penyerahan sertifikat diserahkan oleh Kepala Balai Textil Cahyadi kepada Direktur PT Pajitex Umar Djuber di aula PT Pajitex yang ada di Jalan Watusalam, Kota Pekalongan.

Kepala Balai Textil, Cahyadi menyatakan sertifikasi ini merupakan SNI sarung tradisional bagi Sarung Mangga, dan baru kali pertama dikeluarkan di Indonesia.

"Alhamdulillah PT Pajitex berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Ini keberhasilan dan menjadi kebanggaan, dan ini bagian tugas kami yang terus mendampingi produk jasa industri textil, dan diharapkan memiliki daya saing," kata Kepala Balai Textil, Cahyadi, Selasa (26/3/2024).

Sementara itu, Direktur PT Pajitex Umar Djuber menyambut bahagia dan bersyukur atas raihan SNI sarung tradisional yang didapatkan Sarung Mangga.

Melalui sertifikasi ini,  produknya berarti sudah teruji oleh lembaga yang sangat berkompeten, sehingga menambah kepercayaan customer.

"Alhamdulillah, dengan adanya sertifikasi, lebih bangga diri, dalam menghadapi kompetisi, customer sehingga mereka lebih percaya. Semoga PT Pajitex semakin berkembang," katanya

Umar menambahkan, sarung mangga sendiri sudah tiga tahun berturut-turut dinobatkan sebagai eksportir tangguh dari Presiden Jokowi.

"Alhamdullilah, kita terus tumbuh. Adanya sertifikasi untuk dapat ekspansi lebih besar lagi," tambahnya.

Tidak hanya sekadar sertifikasi, tapi terus dikembangkan, karena kompetisi makin ketat. Bahkan diluar negeri, produksi zarung Indonesia, khususnya Pekalongan diluar negeri sangat dibanggakan. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved