Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pekalongan

Waduh, Produk Tak Layak Konsumsi Beredar di Kota Pekalongan

Dindagkop-UKM Kota Pekalongan melakukan pemantauan terhadap peredaran barang di sejumlah toko. Ini hasilnya.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Istimewa
PENGECEKAN MAKANAN - Petugas dari Dindagkop-UKM Kota Pekalongan melakukan pemantauan terhadap peredaran barang di sejumlah toko, kemarin. Dari hasil pemantauan dan pengecekan, didapati beberapa barang tidak layak konsumsi beredar di pasaran. (Dok/Kominfo Kota Pekalongan) 

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - Selama bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan melakukan pemantauan terhadap peredaran barang di sejumlah toko.

Dari hasil pantauan, ditemukan beberapa produk makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi, seperti produk yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa, makanan dan minuman kaleng dengan kemasan rusak atau penyok, buah yang sudah membusuk, serta makanan tanpa izin edar.

Kepala Bidang Perdagangan, Fitria Yuliani Kartika menuturkan, sebagai tindak lanjut pemantauan tersebut, petugas secara langsung memberikan edukasi kepada para penjual mengenai bahaya konsumsi produk yang tidak layak.

Makanan dan minuman kaleng yang rusak atau penyok, misalnya, berpotensi mengalami karat di bagian dalam, yang dapat menurunkan kualitas dan membahayakan kesehatan.

"Selain itu, para penjual diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak lagi men-display barang-barang yang tidak layak konsumsi," kata Kepala Bidang Perdagangan, Fitria Yuliani Kartika, Kamis (6/3/2025).

Sementara itu, snack kiloan yang banyak dijual untuk kebutuhan lebaran sebagian besar terpantau aman. Namun, tim pengawasan menemukan beberapa snack yang dikemas ulang tanpa izin edar dan tanpa informasi tanggal kedaluwarsa.

Untuk itu, penjual diminta melengkapi produk dengan izin edar dan tanggal kedaluwarsa, atau menghentikan penjualannya.

"Bulan puasa sudah pasti kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat, sehingga selain kami memberikan imbauan kepada para penjual untuk bisa lebih memantau produk yang didisplay, kami juga mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti ketika membeli produk makanan atau minuman demi menjaga kesehatan," terangnya.

Fitria memberikan sejumlah tips kepada masyarakat untuk memperhatikan beberapa hal ketika berbelanja, antara lain lakukan cek kemasan untuk memastikan kemasan tidak rusak, penyok, berkarat, atau bocor, karena bisa mempengaruhi kualitas dan keamanan produk.

"Cek label dan Izin edar untuk memastikan produk memiliki izin edar resmi seperti BPOM atau PIRT, serta label informasi yang jelas, cek tanggal kadaluwarsa dan cek harga yang wajar."

"Masyarakat harus waspada ketika barang terlalu murah dibanding harga pasar, karena bisa jadi produk tersebut tidak layak edar atau mendekati kadaluwarsa," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved