Selasa, 26 Mei 2026

DPRD Jateng

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Jangkauan Program Dokter Spesialis Keliling Diperluas

Program tersebut menjadi langkah positif dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa sehingga warga tidak harus pergi jauh

Tayang:
Editor: Abduh Imanulhaq
IST
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mendorong program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang dijalankan Pemprov Jateng terus diperluas hingga menjangkau desa-desa di berbagai wilayah, terutama daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

Menurut dia, program tersebut menjadi langkah positif dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa sehingga warga tidak harus pergi jauh ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

“Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas,” ujar Saleh di Kota Semarang.

Ia menilai pelayanan kesehatan yang menjangkau langsung masyarakat menjadi kebutuhan penting, terutama untuk mendeteksi penyakit lebih dini dan meningkatkan kualitas kesehatan warga.

Dia juga menilai keberadaan program Speling juga dapat membantu mengurangi beban masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya transportasi maupun jarak menuju fasilitas kesehatan rujukan.

“Dengan layanan yang hadir langsung ke desa, masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus pergi jauh ke kota,” ungkap Saleh.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, sejak tahun 2025 hingga 16 Mei 2026, program Speling telah dilaksanakan sebanyak 1.143 kali di 1.089 desa dan kelurahan yang tersebar di 446 kecamatan.

Total sasaran layanan yang telah dijangkau mencapai sekitar 102.291 jiwa. 

Dalam pelaksanaannya program Speling yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat.

Hingga 17 Mei 2026, capaian program CKG telah menjangkau sekitar 8.810.798 orang atau sekitar 22,91 persen dari total penduduk Jawa Tengah.

“Capaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis cukup tinggi. Karena itu, program seperti ini perlu terus diperluas,” kata Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, hingga pemerintah desa terus diperkuat agar program pelayanan kesehatan berbasis jemput bola tersebut dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama. Semakin luas jangkauan layanan kesehatan, maka kualitas hidup masyarakat juga akan semakin baik,” ungkap Saleh.

Ia juga mendorong pemerintah daerah memperkuat fasilitas pendukung serta memastikan tenaga kesehatan dan dokter spesialis dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil secara merata.

"Pemerataan layanan kesehatan sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Saya harap masyarakat di desa-desa juga mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas,” pungkasnya. (***)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved