Kamis, 9 April 2026

Berita Batang

Diskusi Antar Komunitas di Batang, Bersinergi Saling Melindungi

Serikat Pekerja Nasional (SPN), komunitas Kampung Hijrah dan Omah Tani menggelar diskusi dengan mengundang organisasi independen.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Istimewa
Diskusi Kolaborasi, Sinergitas Penegakan Hukum dan Kedaulatan Rakyat, di Sekretariat DPC SPN, Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Minggu (28/5/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Serikat Pekerja Nasional (SPN), komunitas Kampung Hijrah dan Omah Tani menggelar diskusi dengan mengundang organisasi independen untuk meningkatkan kapasitas agar dapat mengadvokasi diri.

Ketua Lingkar Studi Pemberdayaan Pedesaan (LSPP) dan Pemantau Independen Kehutanan Indonesia, Andriyanto mengatakan, meskipun kapasitasnya sebagai kaum pekerja, peran ketiga komunitas tersebut sangat dibutuhkan publik.

“Misalnya, ada anak tetangga yang tidak mampu bersekolah atau sakit karena faktor tidak punya biaya, nah para pekerja atau petani ini bisa berkontribusi sesuai kapasitasnya,” terangnya, Senin (29/5/2023).

Ia mengajak, agar para petani dan kaum pekerja, bersama-sama membuka mata dan telinga, apabila terdapat penyimpangan, bisa berpartisipasi untuk menegakkan hukum.

“Masyarakat juga punya kewajiban yang legal untuk ikut andil dalam melakukan pengawasan. Jadi secara personal pun bisa berpartisipasi tanpa harus memiliki institusi, sepanjang personel dan bukti formalnya lengkap,” imbuhnya.

Sementara itu, DPC SPN Batang berupaya memberdayakan seluruh anggotanya dengan meningkatkan kualitas, termasuk melindungi diri saat menjadi karyawan maupun sebagai masyarakat.

Sekretaris DPC SPN Batang Gotama Bramanti mengatakan peningkatkan kualitas diri, menjadikan kaum pekerja dapat menunjukkan kepeduliannya, dengan memantau apabila terjadi pelanggaran di tempatnya bekerja atau lingkungan tempat tinggalnya.

“Jadi kader-kader kami ini berani menyampaikan pendapat dan berani berkata 'tidak' terhadap segala penyimpangan yang mungkin terjadi,” tuturnya.

Ia berharap, anggota SPN Batang mampu mengatasi permasalahan seputar ketenagakerjaan yang rawan muncul terlebih menghadapi hadirnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved