Berita Slawi
Objek Wisata Guci Tegal Sudah Dibuka untuk Wisatawan Jateng, Jabar, dan DIY
Simulasi dibukanya objek wisata Guci untuk umum sudah memasuki tahap keempat sejak 16 Agustus 2020.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Simulasi dibukanya objek wisata Guci untuk umum sudah memasuki tahap keempat.
Adapun untuk tahap keempat ini, sudah dimulai sejak tanggal 16 dan berakhir pada 30 Agustus 2020.
Pada simulasi tahap 4 ini, pengunjung diperluas yaitu boleh dari tiga provinsi. Ketiga provinsi yang dimaksud adalah Jateng, Jabar, dan DIY.
Informasi tersebut, disampaikan oleh Kepala UPTD Objek Wisata Guci, Ahmad Hasib, Senin (17/8/2020).
Perlu diketahui, untuk dua minggu pertama objek wisata Guci hanya diperbolehkan bagi wisatawan lokal warga Kabupaten Tegal saja.
Setelah dievaluasi, pada dua minggu kedua diperluas wisatawan dari Kabupaten atau wilayah terdekat, seperti Kota Tegal, Kabupaten Brebes, dan Pemalang.
Setelah evaluasi tahap dua selesai, maka di dua minggu ketiga wisatawan dapat diperluas dari daerah eks karesidenan Pekalongan dan seterusnya bergantung hasil evaluasi.
Jadi untuk kelanjutan tahapan dibukanya objek wisata, bergantung hasil evaluasi dari tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tegal dan jajaran terkait.
"Alhamdulillah dari tahap pertama sampai yang ketiga kemarin situasi di objek wisata Guci terpantau aman. Karena tidak ada pengunjung atau petugas yang terpapar Covid-19 di area wisata. Artinya kami serius menjalankan protokol kesehatan berkat bantuan dari semua pihak, mulai TNI, Polri, Satpol pp, Pemkab Tegal, dan masyarakat tentunya," kata Hasib, pada Tribunjateng.com, Senin (17/8/2020).
Dikatakan, terkait jumlah pengunjung untuk tahap 4 ini menurut Hasib aturannya tetap sama, yaitu dibatasi hari biasa 1.000 pengunjung dan hari libur 1.500 pengunjung.
Selain itu, semua Destinasi Wisata yang ada di objek wisata Guci seperti kereta gantung, sepeda gantung, tempat selfie Baron Hill, wisata inap, homestay, villa, hotel, restoran, Cafe, semuanya dibuka, kecuali pemandian umum.
Untuk pemandian umum yang dimaksud, yaitu melayani semua pengunjung masuk ke area pemandian, ini belum diperbolehkan.
Jadi saat ini, jika masyarakat ingin menikmati wahana pemandian yang dibuka hanya pemandian air panas tertutup.
Pemandian air panas tertutup ini yang sistem nya per kamar dan ada bak nya, nah ini yang sudah dibuka untuk umum. Selain itu, katakan seperti pemandian pancuran 5, pancuran 13, waterboom, kolam renang, dan lain-lain belum dibuka untuk umum.
"Pemandian tertutup yang ada bak mandi dan air mengalir sehingga tidak ada genangan, ini sebagai alternatif lain bagi pengunjung yang ingin menikmati mandi air panas di Guci. Karena untuk wahana pemandian yang lainnya belum dibuka," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/gerbang-wisata-gucci.jpg)