Berita Semarang
Truk Angkut Tebu Terguling di Jalan Raya Cangkiran-Gunungpati Semarang
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Cangkiran-Gunungpati, Gunungpati, Kota Semarang pada Selasa (25/8/2020) kemarin malam.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Cangkiran-Gunungpati, Gunungpati, Kota Semarang pada Selasa (25/8/2020) kemarin malam.
Sebuah truk bermuatan tebu berpelat H 1464 LD terguling usai tidak kuat melaju di tanjakan dekat SPBE Gunungpati-Pt Optima Daya.
Akibatnya, batang-batang tebu yang diangkut truk tersebut berceceran di jalan dan sempat menutupi hampir separuh lebar jalan di sana.
• 5 Anggota DPRD Banyumas Positif Covid-19, Besok Kantornya Sudah Kembali Dibuka
• Permintaan LPG di Tegal Raya Meningkat, Stok Masih Aman
• Tiga Pemain PSIS Semarang Ikuti TC Timnas ke Kroasia
Menurut keterangan sopir truk itu, Yohan Karyono (61), ia sudah memindahkan gigi truk ke posisi satu namun truk tidak kuat menanjak akhirnya mundur.
“Saya mau bawa tebu dari perkebunan di Kendal menuju Sragen.
Sewaktu tidak kuat (menanjak), truk mundur dan saya banting setir ke kiri untuk antisipasi tabrakan dengan kendaraan di belakang truk.
Akibatnya truk terguling, namun saya tidak terluka,” ujar warga Langenharjo, Kendal tersebut.
Proses evakuasi truk itu memerlukan waktu sekitar dua jam dengan ditarik menggunakan mobil.
Batang-batang tebu masih berserakan di jalan sejak terjadinya kecelakaan sekitar pukul 20.00 WIB hingga tengah tengah malam.
Proses pembersihan jalan memerlukan waktu yang cukup lama sehingga lalu lintas sempat tersendat.
Sebagai informasi, kecelakaan yang melibatkan satu mobil dan dua motor juga terjadi pada bulan yang sama.
Kecelakaan itu menimbulkan satu korban jiwa.
• Pemeran Bu Tejo Ingin Main di Film Joko Anwar, Respon Sang Sutradara Mengejutkan
• Tim Rescue Damkar Kota Semarang Selamatkan Kucing Tercebur Sumur di Pagi Buta
• Viral Truk Tangki Bergoyang, Bahayakan Pengguna Jalan, Polisi Ambil Tindaka
Kecelakaan karambol yang berujung maut tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2020) sekira pukul 16.00 WIB.
Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan masing-masing Vixion H 3037 AQG, R 15 H 5275 BFD dan satu pikap L-300 H 1862 BD.
Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan.
“Di sini rawan kecelakaan, kemungkinan karena medannya yang naik turun dan kurangnya penerangan,” ujar Agung (26). (tribunjateng/rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/truk-molen-terguling-di-banjarnegara.jpg)