Sabtu, 18 April 2026

Berita Batang

Bupati Batang Wihaji Beri Bantuan Warga Penderita Kanker Getah Bening

Bejo (42) Warga Dukuh Banaran Desa Reban sudah setahun ini tergeletak sakit kanker getah bening di lehernya.

Penulis: dina indriani | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Bupati Batang Wihaji saat menyambangi warga Dukuh Banaran Desa Reban yang tergeletak sakit kanker getah bening, Senin (21/9/2020). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Bejo (42) Warga Dukuh Banaran Desa Reban sudah setahun ini tergeletak sakit kanker getah bening di lehernya.

Sebelum sakit, ia menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja serabutan untuk menghidupi istri, ibu kandung dan satu anaknya.

Karena sakit, keluarganya pun menggantungkan hidup keseharianya dari belas kasihan tetangga untuk mencukupi kebutuhan makan.

Walaupun akses pengobatanya sudah mendapatkan jaminan kesehatan dari Pemerintah.

Korban Penusukan di Pekalongan Membutuhkan Bantuan untuk Bayar Biaya Rumah Sakit

Terungkap, Sukma Oni Setor Rp600 Juta untuk Dana Pengangkatan Humaini sebagai Dirut PDAM Kudus

Pemkab Kendal Naikkan Denda Pelanggar Protokol Kesehatan, Minimal Rp 50 Ribu

Toyota Avanza Mulai Rp 63 Juta, Ikuti Lelang Mobil Sitaan Ditjend Pajak Akhir Pekan Ini

Namun karena keterbatasan keuangan, Bejo yang harus kontrol ke RSUP dr Kariadi Semarang tiap bulannya kerap kali mengurungkan niatnya untuk berobat.

Istri Bejo, Lasmah mengatakan awalnya hanya sakit tenggorokan yang terus membekak.

Dari hasil diagnosa dokter ada kanker getah bening dan setelah dioperasi di Rumah Sakit Kariadi Semarang, lehernya diberi alat bantu selang.

"Alat bantu selang dilehernya berfungsi untuk bernapas dan makan minum, karena tenggorokannya, karena belum memiliki uang transport dan biaya hidupnya juga dengan terpaksa belum menjalani kemo terapi," ujarnya.

Mengetahui penderitaan warganya itu, Bupati Batang Wihaji pun menyambangi dan memberikan support untuk kesembuhan Bejo.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Wihaji menyerahkan bantuan akomodasi operasional sebesar Rp 2 Juta dan bantuan rehab rumah sebesar Rp 5 Juta.

"Saya mengetahui ada warga yang sakit atas laporan warga, setelah saya cek benar memang butuh perhatian pemerintah," tutur Wihaji.

Update Virus Corona di Karanganyar Hari Ini Selasa 22 September, 4 Kecamatan Terbebaa Covid-19

Diusir Koeman, Riqui Puig Ngotot Tetap di Barcelona, Dinilai sebagai Penerus Xavi Hernandez

Jelang Liga 2, Pelatih PSCS Cilacap Rencanakan Enam Kali Uji Coba

Ia pun mengatakan, untuk biaya pengobatan sudah tertampung BPJS kesehatan.

Sehingga pihaknya kini membantu biaya akomodasi operasional pengobatanya dan membantu perbaikan rumahnya.

"Saya minta kepala Puskesamas melaporkan perkembangan kesehatan."

"Karena butuh waktu untuk penyembuhanya terpenting Pak Bejo dan keluarganya sabar," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved