Selasa, 14 April 2026

Berita Slawi

Inilah Daftar Klaster Covid-19 di Kabupaten Tegal, Ada Kluster Sekolah dan Pasar.

Penyebaran virus corona di Kabupaten Tegal terus meningkat. Update terakhir pada Kamis (1/10/2020)

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Desta
Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, saat ditemui beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Penyebaran virus corona di Kabupaten Tegal terus meningkat.

Update terakhir pada Kamis (1/10/2020) kemarin, kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 312 orang.

Dari akumulasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal sebanyak 312 orang, rinciannya 183 orang sudah dinyatakan sembuh, 98 orang sedang menjalani perawatan (41 orang dirawat di Rumah Sakit dan 57 orang isolasi mandiri di rumah), dan 31 orang meninggal dunia.

Seiring bertambahnya kasus positif Covid-19 tersebut, menimbulkan Klaster mulai bermunculan di Kabupaten Tegal.

Update Virus Corona Kabupaten Batang Jumat 2 Oktober 2020, Total 398 Kasus

Partai Ummat Kendaraan Baru Amien Rais, Bukan PAN Reformasi, Pengamat: Tidak Siap, Tak Konsisten

Pesawat Garuda Indonesia Bermasker, akan Terbang Perdana ke Medan, Berikut Fakta-faktanya

Bahkan menurut Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, di wilayah Kabupaten Tegal sudah terdapat Klaster Sekolah dan Pasar.

Namun yang paling mendominasi adalah Klaster Keluarga karena tersebar di 12 Desa.

"Untuk Klaster Pasar, ada di Pasar Trayeman karena ditemukan dua pedagang positif Covid-19. Setelah itu dilakukan tes swab ke 69 pedagang dan petugas pasar, ternyata ditemukan 2 pedagang positif lagi."

"Sedangkan untuk Klaster sekolah ada di SMA N 1 Slawi, karena ada riwayat menerima tamu dari Jakarta. Setelah itu dilakukan pemeriksaan PCR pada kontak erat guru dan ditemukan 3 guru positif Covid-19," Jelas Hendadi, pada Tribun-Pantura.com, Kamis (1/10/2020) kemarin.

Adapun untuk Klaster Keluarga, lanjut Hendadi, pertama di Desa Sidakaton kasus pasien meninggal dunia dan memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Pada kasus ini menularkan pada 4 orang anggota keluarganya.

Kedua, Desa Dukuhbenda, pasien ada riwayat dari Tangerang dan menularkan pada 7 orang anggota keluarganya.

Ketiga, Desa Kaligayam, pasien ada riwayat dari Bandung dan berjualan di Pasar Trayeman. Yang bersangkutan menularkan pada 3 anggota keluarganya, dan 2 pedagang di pasar Trayeman.

Keempat, Desa Gembongdadi, kasus meninggal yang kemudian menularkan pada 4 orang anggota keluarganya. Sedangkan kontak erat di tempat kerjanya, ditemukan 5 orang terkonfirmasi Covid-19.

Kelima, Desa Pacul, pasien memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan menularkan pada 4 orang anggota keluarganya.

Keenam, Desa Cangkring, kasus tidak memiliki riwayat perjalanan, tapi menularkan pada 3 anggota keluarganya.

Ketujuh, Desa Kepandean, kasus ada riwayat perjalanan dari Jakarta dan menularkan pada 4 orang anggota keluarganya.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved