Berita Batang
Pesan Bupati Batang Dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Upacara memperingati hari kesaktian pancasila tahun ini di Batang berbeda dari sebelumnya.
Penulis: dina indriani | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM,BATANG - Upacara memperingati hari kesaktian pancasila tahun ini di Batang berbeda dari sebelumnya.
Karena pandemi covid-19, Bupati Batang Wihaji bersama Wakil Bupati Suyono dan jajaran Forkopimda melaksanakan upacara virtual di ruang Command Center Kantor Vupati setempat, Kamis (1/10/2020).
Bupati Batang Wihaji mengatakan sejarah lahirnya Indonesia berangkat dari kebinekaan yang sudah jelas tertuang dalam ideologi pancasila.
• Update Virus Corona Kendal, 92 Santri Terkonfirmasi Positif Covid-19
• Sandiaga Uno Jadi Jurkam Anak Jokowi di Pilkada Solo, Siap Menangkan Gibran-Teguh
• Eks Pemain Ajax Amsterdam Tiba di Barcelona, Koeman Girang: Dest akan Sangat Berguna
"Harga yang paling mahal adalah persatuan dan kesatuan yang dimulai dari pancasila sebagai ideologi Bangsa yang menjadikan kita semangat bernegara," tutur Bupati Wihaji.
Wihaji pun mengajak masyarakat Batang melaksanakan dan menerapkan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan sehari - hari.
"Biasanya yang sangat sensitif masalah suku, agama dan ras, haka harapan saya generasi sekarang meneruskan perjuangan generasi pendahulu yang melahirkan Indonesia, pancasila dengan berkorban jiwa, raga dan harta," ujarnya.
• Terduga Teroris Asal Kudus Ditangkap Densus 88 di Rembang, Sehari-hari Jualan Es Tebu
• Subsidi Gaji Gelombang 2 Siap Dicairkan pada Akhir Oktober 2020, Begini Kata Menaker
• Kunduran Truk Beras PKH Kabupaten Tegal, Ruang Tamu Rumah Sajikin di Balapulang Hancur
Menurutnya, pengorbanan terpenting sebagai warga Indonesia menjaga persatuan dan kesatuan.
"Pengorbanan kita yang terpenring saat sekarang yaitu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," pungkasnya. (din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/bupati-wihaji-bersama-wakil-bupati-batang-suyono-dan-jajaran-forkopimda.jpg)