Selasa, 12 Mei 2026

Berita Kriminal

Breaking News: Rumah Dirampok, Seorang Guru SMP di Kudus Diikat Pelaku

Sebuah rumah milik Purwaningsih, Guru SMP itu disatroni perampok, sekitar pukul 05.00, pada hari Rabu (7/10/2020).

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Raka F Pujangga
Tim Inafis memeriksa rumah korban perampokan di Gebog Kudus. 

TRIBUN-PANTURA.COM, KUDUS - Sebuah rumah milik Purwaningsih, Guru SMP itu disatroni perampok, sekitar pukul 05.00, pada hari Rabu (7/10/2020).

Pelaku yang berjumlah satu orang itu masuk dari pintu belakang rumah yang berada di Desa Karangmalang RT 1 RW 3, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus‎.

Sulis (51), warga Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus mengatakan, korban tinggal sendirian di rumahnya saat kejadian berlangsung.

Dua anaknya, kata dia, tidak berada di lokasi tersebut. 

Tak Kuat Nahan Nafsu, Seorang Pria di Demak Nekat Lakukan Pelecehan Seksual kepada Balita

Jateng Miliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya dari Atap Industri di Klaten, Ini Daya yang Dihasilkan

Polisi Tangkap 10 Orang Dalam Kerusuhan Penolakan UU Cipta Kerja, Bukan dari Buruh dan Mahasiswa

Hasil Swab Massal Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal, Dua ASN Dinyatakan Positif Covid-19

Korban diikat pelaku menggunakan tali

"‎Dia tinggal sendirian, anaknya yang satu itu sudah kerja. Informasi korban juga diikat," ujar dia.

Menurutnya, pelaku masuk ke dalam rumah mengancam korbannya dengan membawa senjata tajam.

"‎Pelaku masuk lewat pintu belakang. Di belakang rumah itu masih ada jalannya," ujar dia.

Kepala Desa Karangmalang, Mashuri mengatakan sudah mendapatkan laporan perampokan tersebut pagi tadi.

Jadwal Samsat Keliling Kajen Kabupaten Pekalongan Hari Ini, Rabu 7 Oktober 2020

Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Rabu 7 Oktober 2020

Outsourcing Lahir di Era Megawati, Dimutakhirkan dengan UU Cipta Kerja di Era Jokowi

Jadwal Samsat Keliling Kota Tegal Rabu 7 Oktober Buka di Kecamatan Tegal Timur dan 7 Tempat Lainnya

"Saya dapat informasi katanya ada perampokan. ‎Saya datang ke sini sudah ada Inafis," jelasnya.

Menurutnya, korban diikat dan diminta untuk menunjukkan sejumlah barang berharganya‎ kepada pelaku.

"Ya infonya diikat, tapi detailnya bagaimana saya kurang paham," ujar dia.

Tim ‎Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) masih melakukan pemeriksaan dan terlihat membawa bungkusan berisi tali rapia. (raf)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved