Breaking News:

Berita Kesehatan

Alat Vital 'Kentut' Setelah Bersebadan dengan Posisi Ini, Normalkah? Berikut Penjelasan Dokter

Alat Vital 'Kentut' Setelah Bersebadan dengan Posisi Ini, Normalkah? Berikut Penjelasan Dokter

Editor: yayan isro roziki
Istimewa/net
Ilustrasi pasangan bersebadan - Setelah bersebadan, kadangkala alat vital perempuan "kentut', terutama bila doggy-style, ternyata itu hal yang normal saja. 

TRIBUNPANTURA.COM - Alat vital wanita "kentut" setelah bersebadan dengan pasangan, merupakan suatu hal yang normalkah?

Komedian dan aktris Tiffany Haddish berharap "queefing" masuk ke dalam pendidikan seksual holistik.

Queefing adalah suara seperti kentut yang bisa keluar dari vagina saat udara terperangkap, situasi yang lebih mungkin terjadi ketika seseorang berhubungan intim atau olahraga.

Baca juga: Hasil Penelitian Menunjukan Fantasi Seksual Wanita Ternyata Lebih Liar dari Pria, Ini Gambarannya

Baca juga: Hati-hati, Sering Sakit Asam Lambung Bisa Sebabkan Kanker, Kok Bisa? Begini Penjelasan Ahli

Baca juga: Secara Medis Ini saat Terbaik untuk Melakukan Sunat, Berikut Penjelasan Dokter

Baca juga: Menghilangkan Bulu Kemaluan Berisiko bagi Kesehatan? Mitos atau Fakta, Begini Penjelasannya

Sebelum menyadari bahwa queefing adalah hal normal, Haddish menganggapnya sebagai kejadian tak terduga yang memalukan.

"Kemudian aku menyadari bahwa queefing itu tidak buruk."

"Orang-orang harus mendapatkan pelajaran tentang fenomena itu sehingga tidak ada lagi orang yang merasa tidak aman atau bahkan berpikir vaginamu pecah," katanya, seperti dilansir Insider.

Queefing normal terjadi

Dilansir Women's Health, queefing terjadi di tengah hubungan intim karena penis, atau objek lainnya yang melakukan penetrasi, bergerak masuk dan keluar melalui vagina.

Kondisi ini bisa memindahkan udara di luasr masuk ke vagina.

"Ini bisa terjadi ketika bercinta dalam posisi apapun, dan biasanya terjadi demgan cepat " ungkap Profesor Klinis Kebidanan dan Ginekologi dari Yale Medical School, Mary Jane Minkin, MD.

Queefing juga bisa terjadi selama olahraga, misalnya ketika kita melakukan gerakan downward dog atau repetisi terakhir crunch.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved