Breaking News:

Berita Kriminal

Nekat! Begal Rampas Dompet dan HP Kolonel TNI yanh Sedang Bersepeda

Seorang Kolonel TNI berinisial R menjadi korban begal di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Sabtu (14/11/2020) pagi.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Ilustrasi sepeda 

TRIBUN-PANTURA.COM, TANGERANG -Seorang Kolonel TNI berinisial R menjadi korban begal di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Sabtu (14/11/2020) pagi.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsekal Pertama Fajar Adriyanto mengonfirmasi peristiwa tersebut, Sabtu (14/11/2020). 

"Betul, dijambret dia sama dua orang di daerah Bintaro sana. Deket RSPI, deket rumah sakit situ malah," jelas Fajar seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Viral Video Syur Dokter Bersama Bidan, Fakta Baru Terungkap Sang Dokter Juga Selingkuhi Wanita Lain

Baca juga: Seorang Pria Dihukum Mati Karena Membunuh Istri yang Sedang Hamil dan Anak Kandungnya

Baca juga: Revitalisasi Pedagang Kios Renteng Sragen Belum Ada Kejelasan

Baca juga: Update Virus Corona Karanganyar Sabtu 14 November 2020, Ada 241 Kasus Positif Covid-19

Fajar menjelaskan bahwa dompet dan handphone milik korban raib dibawa oleh dua pelaku tersebut.

Akibat pembegalan ini, korban mengalami luka ringan dan masih dirawat hingga Sabtu malam.

"Masih dirawat cuma membaik sih, kondisinya baik, sudah bisa bicara dan segala macem," tambahnya.

Fajar menjelaskan bahwa korban sempat pingsan di lokasi kejadian karena melakukan perlawanan kepada pelaku.

Ia terlibat aksi tarik-menarik ketika pelaku hendak merampas harta benda dan sepeda miliknya.

"Luka ringan dia, tadinya sempat pingsan. Kan dia sempat melawan kan jadi sempat tarik-tarikan sepeda, tapi sepeda gak sempat dirampas. Tapi dompet sama handphone diambil sama dia (pelaku)," tambah Fajar.

Baca juga: Kisah Pantang Menyerah Pasutri Akhirnya Miliki Anak Perempuan Setelah 15 Kali Melahirkan

Baca juga: Perombakan Stadion Citarum Belum Usai, Ini yang Diproyeksikan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi

Baca juga: Dikabarkan Ada Gelombang Panas di Indonesia, Begini Penjelasan BMKG

Baca juga: Komandan Sat Brimob Jateng Kirimkan Tiga Kompi Anggotanya Untuk Penanganan Erupsi Gunung Merapi

Sementara, Kanit Polsek Pondok Aren Iptu Sumiran menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Sabtu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.

"Tadi pagi jam 7 kalau tidak salah," ujarnya ketika dihubungi oleh wartawan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

"Lagi kita dalami. Belum monitor korbannya," tambah Sumiran. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved