Breaking News:

Penanganan Corona

Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Banyumas Persilakan Pasien Keluar Ruang Isolasi, Ini Syaratnya

Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Banyumas Persilakan Pasien Keluar Ruang Isolasi, Ini Syaratnya

Tribunpantura.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui Tribunpantura.com di Graha Satria Purwokerto, pada Sabtu (21/11/2020). 

TRIBUNPANTURA.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein menyebutkan jika kapasitas ruang isolasi untuk menampung pasien positif Covid-19 di kabupaten itu sudah semakin sedikit dan terbatas. 

Hal itu disebabkan banyaknya pasien yang telah dirawat, namun hasil tes swab tidak kunjung negatif meskipun sudah lebih dari 10 hari perawatan.

Atas dasar itulah akhirnya bupati mengambil kebijakan membolehkan pasien positif Covid-19 yang sudah membaik, dan tak menampakkan gejala klinis hebat diperbolehkan keluar dari ruang siolasi dan melakukan perawatan secara mandiri.

Baca juga: FPI Sebut Jokowi yang Perintahkan TNI Copoti Baliho Rizieq Shihab

Baca juga: Sempat Renang Sore Hari, Bocah 9 Tahun di Kebumen Ditemukan Meninggal di Sungai

Baca juga: Berikut Prakiraan Cuaca Demak, 21 November 2020: Hujan Petir Turun Sore Hari

Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Membengkak, Beberapa RS di Kabupaten Tegal Tambah Ruang Isolasi

"Bagi pasien yang sudah lama dirawat kurang lebih 13 hari ke atas dan sudah merasa sehat namun ketika di tes masih positif diperbolehkan keluar saja."

"Kemarin saya sudah keluarkan ada 60 orang, sehingga kapasitas ruang isolasi kembali terpenuhi untuk pasien lain yang baru datang," jelas bupati kepada Tribunpantura.com, saat ditemui di Pendopo Si Panji, Purwokerto pada Sabtu (21/11/2020).

Bupati menyampaikan jika angka Positivity Rate di Banyumas saat ini sudah lebih dari 5 persen, sedangkan angka Reproduksi Efektif (RT) lebih dari satu.

"Setiap hari yang positif selalu bertambah di atas 10 orang.

Bulan November saja kasus positif sudah ada 430 kasus dan itu hanya di November saja loh," jelasnya.

Bupati juga merinci jika saat ini total kasus meninggal ada 37 orang.

Menurutnya meningkatnya kasus meninggal adalah karena masih adanya rasa malu dari masyarakat untuk memeriksakan diri jika mempunyai gejala Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved