Breaking News:

Berita Kajen

Jasaraharja Pekalongan Cairkan Santunan Kecelakaan Rp23,75 Miliar, Sugeng: Turun 16,25 Persen

Jasaraharja Pekalongan Cairkan Santunan Kecelakaan Rp23,75 Miliar, Sugeng: Turun 16,25 Persen

Editor: yayan isro roziki
hai.grid.id
Ilustrasi pencairan uang santunan kecelakaan. 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - PT Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan, Jawa Tengah telah menyerahkan santunan senilai Rp23,75 miliar sejak Januari hingga November 2020.

"Sejak bulan Januari hingga tanggal 30 November 2020, Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan telah menyerahkan dana santunan kecelakaan lalu lintas di wilayah kerjanya sebesar Rp23,75 miliar."

"Atau turun 16,25 persen dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar Rp28,36 miliar," kata Sugeng Prastowo Dwiputranto Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan saat dihubungi Tribunpantura.com, Jumat (4/11/2020).

Baca juga: Fakta Lengkap Penembakan Bos Tekstil di Solo: Tersangka Adik Ipar Korban, Masalah Tanah Rp26 M

Baca juga: Ganjar Ungkap Muasal Penyebaran Covid-19 di SMKN Jateng: dari Gurunya yang Terinfeksi Corona

Baca juga: Perdosari Peringati Hari Disabilitas Internasional, Ini Pesan yang Disampaikan Sri Wahyudati

Baca juga: Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti Lantik Pj Sekda Bambang Irianto, Ini Pesan yang Disampaikan

Menurutnya, penurunan klaim asuransi kecelakaan lalu lintas ini terjadi dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

Selain itu juga, ada imbauan untuk tidak mudik pada hari raya Idul Fitri yang lalu.

"Ada penurunan klaim asuransi karena adanya pandemi Covid-19," imbuhnya.

Pihaknya juga mengungkapkan, dalam memberikan santunan bagi korban yang meninggal dunia pada kecelakaan lalu lintas dapat diselesaikan rata-rata dalam waktu 1 hari 14 jam dan penyelesaian berkas santunan lengkap adalah 19 menit.

Sugeng juga menambahkan, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja telah melakukan inovasi dan bekerja sama antara lain dengan Polri, terintegrasi dan online dengan program IRSMS (Integrated Road Safety Management System) sehingga mempermudah mengutipan laporan polisi kecelakaan lalu lintas.

Selain itu bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk akses informasi data korban dan keluarga, sehingga santunan dapat diserahkan tepat sasaran.

"Lalu dengan Bank Rakyat Indonesia melalui CMS (Cash Management System), sehingga dihari libur pun santunan Jasa Raharja tetap dapat diserahkan, kemudian 42 rumah sakit di wilayah kerja Perwakilan Pekalongan."

"Adapun besaran santunan Jasa Raharja sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 dan 16 tahun 2017 adalah Rp50 juta untuk korban meninggal dunia, cacat tetap Rp50 juta."

"Biaya perawatan maksimal Rp20 juta, tapi untuk angkutan umum pesawat udara maksimal Rp25 juta, biaya ambulans maksimal Rp500 ribu, biaya P3K maksimal Rp1 juta, dan biaya penguburan bagi korban yang tidak mempunyai ahliwaris sebesar Rp4 juta," tambahnya. (dro)

Baca juga: Ratusan Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Klaster Baru Penularan Corona. Bagaimana Nasib PTM?

Baca juga: 24 Pekerja Pengupas Rajungan di Pati Positif Covid-19, Kades: OTG, Pengusaha Sediakan Rumah Isolasi

Baca juga: Tiga Nama Kandidat Sekda Jateng telah Dikantongi Gubernur, Ganjar bakal Pilih Siapa?

Baca juga: Cerita Noken Papua, Jadi Google Doodle Hari Ini, Ditetapkan UNESCO Jadi Warisan Budaya Dunia

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved