Breaking News:

Berita Semarang

Mas Pur Tukang Ojek Pengkolan Ajak Mahasiswa Buat Konten Kreatif di Medsos

Meski pengguna internet di Indonesia didominasi kaum generasi muda atau milenial, namun rupanya tidak diimbangi dengan pemahaman.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Mas Pur atau Fury Setya saat mengisi seminar secara online di hadapan mahasiswa. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Furry Setya Raharja, yang juga pemeran Mas Purnomo dalam Sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP), menyebut saat ini sudah terjadi pergeseran budaya akibat adanya teknologi digital.

Hal itu ia sampaikan saat mengisi seminar literasi nasional (Semitra) V 'Literasi Generasi Layar Sentuh', yang digelar secara digital melalui aplikasi zoom di kampus tersebut, Semarang, Kamis (3/12/2020).

"Contoh mudahnya, ketika kita dulu teman-teman saling berkumpul di sanggar Teater Gema, lalu membicarakan berbagai hal. Kita sekarang berkumpul namun lebih sering menggunakan gadget."

"Istilahnya, malam menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh. Jadi percuma juga kita nongkrong, namun ngobrolnya lewat handphone dengan orang lain," papar Furry.

Baca juga: Polri Periksa Kejiwaan Oknum Polisi Kota Pekalongan yang Ancam Penggal Rizieq Shihab: Ada Keanehan

Baca juga: Geledah Rumah Tersangka Penembakan Bos Tekstil di Solo, Polisi Temukan Senjata Laras Panjang

Baca juga: Rumah dan Mobil Pejabat Dinkes Hangus Terbakar: Sebelumnya Dapat Ancaman akan Dicelakai

Baca juga: Maheer At-Thuwailibi Ditangkap Polisi Jam 4 Pagi, Pernah Hina Habib Luthfi Serang Nikita Mirzani

Di satu sisi, keberadaan teknologi digital juga mampu dimanfaatkan dalam menciptakan kreativitas. Peluang untuk mengisi layar sentuh atau ruang digital, sangat luas tak terbatas.

"Saya mulai membuat konten mulai dari musik. Kemudian soal drama, hingga kemudian konten tanya jawab tentang berbagai hal."

"Termasuk dimanfaatkan untuk media pembelajaran. Jadi kreativitas, dalam konten digital ini memudahkan kita. Ini yang harus bisa dimanfaatkan, termasuk oleh para mahasiswa, generasi muda," tandasnya.

Di lain sisi, meski pengguna internet di Indonesia didominasi kaum generasi muda atau milenial, namun rupanya tidak diimbangi dengan pemahaman tentang literasi digital.

Masih ada yang belum bisa menggunakan teknologi informasi, dalam menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, atau mengkomunikasikan konten, dengan kecakapan kognitif maupun teknikal.

"Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah total jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 196,71 juta atau sekitar 73,7% dari total penduduk."

Baca juga: GP Ansor Siap Dikirim Ke Papua Untuk Menghadapi Pihak Yang Mengancam Keutuhan NKRI

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jateng Tinggi, Ini Imbauan MUI untuk Masyarakat dan Pemerintah

Baca juga: Disebut Berpeluang Jadi Menteri KKP, Ini Kata Sandiaga Uno

Baca juga: Mengenang Habib Thohir Ulama Kota Tegal dari Kaca Mata Masyarakat 

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved