Berita Semarang
Pelajar SMP Naik Motor Dihantam Mobil di Semarang, Pengemudi Roda Empat Kini Ditahan
Polisi masih terus melakukan penyidikan Kecelakaan maut yang melibatkan anak di bawah umur di Jalan arteri Soekarno-Hatta seberang Kampus Biru Amni.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Polisi masih terus melakukan penyidikan Kecelakaan maut yang melibatkan anak di bawah umur di Jalan arteri Soekarno-Hatta seberang Kampus Biru Amni Semarang.
"Sementara sopir mobil kami tahan untuk proses penyidikan," terang Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang Iptu Adji Setiawan saat dihubungi Tribun-Pantura.com.
Ketika disinggung lebih jauh, Kanit Laka belum berani memberikan keterangan lebih jauh pasalnya kejadian nahas tersebut masih pendalaman.
Namun dia mengakui, korban yang merupakan bocah di bawah umur saat berkendara tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.
Baca juga: Proses Evakuasi Korban Longsor di Karanganyar Berlangsung Dramatis, Keluarga Korban Menangis
Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Minggu 6 Desember 2020 Buka di Lima Lokasi
Baca juga: Teliti Penggunaan Penanda Wacana Bahasa Inggris Dosen Universitas PGRI Semarang Raih Gelar Doktor
"Iya masih pendalaman terlebih dahulu," bebernya.
Dia melanjutkan, kecelakaan melibatkan
Yamaha Mio pelat nomor H 6363 TBS dengan mobil Chevrolet Captiva pelat nomor H 9391 FS.
Pengendara Mio inisial ILA (15) warga
Jalan Kauman, Palebon, Pedurungan, Kota Semarang.
Pengemudi mobil Chevrolet Captiva seorang pria bernama Anandya Satria Mahardika (20) warga Tlogosari Kulon, Pedurungan, Kota Semarang.
Kronologis Kejadian, kata dia, pengendara Mio melaju dari arah barat ke timur.
Saat menghindari kendaraan di depannya, korban oleng ke kanan sehinnga terjadi kecelakaan dengan mobil Chevrolet yang melaju searah di sampingnya.
Kedua kendaraan hanya kerusakan ringan berupa tergores.
"Pengendara Mio cidera kepala meninggal dunia di tempat setelah itu dibawa ke RSUP Kariadi Kota Semarang," katanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang bocah tewas setelah tertabrak mobil di Jalan arteri Soekarno-Hatta seberang Kampus Biru Amni Semarang, Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 12.00 WIB.
"Korban informasi masih kelas 2 SMP warga Palebon, Pedurungan, Kota Semarang.
Kakaknya tadi datang dan menangis histeris sambil teriak nama Lutfi," terang Saksi mata, Pak Rebo kepada Tribun-Pantura.com di lokasi kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/begal-tabrak-pohon-rampok-tabrak-pohon-kecelakaan-laka.jpg)