Breaking News:

Berita Banyumas

Sempat Ditutup Dua Pekan, Tempat Wisata di Banyumas Kembali Buka Mulai Hari Ini

Sejumlah tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab Banyumas akhirnya kembali dibuka setelah dua pekan ditutup.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Permata Putra Sejati
Masyarakat saat berkunjung di Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, pada Senin (2/11/2020).  

TRIBUN-PANTURA.COM, BANYUMAS - Sejumlah tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab Banyumas akhirnya kembali dibuka setelah dua pekan ditutup.

Penutupan tempat wisata di Banyumas dilatarbelakangi karena angka penyebaran kasus Covid-19 yang naik secara drastis.

Namun akhirnya, mulai hari ini Minggu (13/12/2020) tempat wisata di Banyumas kembali dibuka.

Baca juga: Analis Laboratorium PCR di RSUD dr Soeselo Slawi, dr Tegoeh Poedjianto Meninggal Terpapar Covid-19 

Baca juga: Ban Selip, Livina Tabrak Pembatas Tol Pekalongan, 1 Orang Luka Berat

Baca juga: Kadisdikbud Kendal Imbau Guru Tak Paksakan Pembelajaran Model Home Visit

Baca juga: Prakiraan Cuaca Wonosobo Hari Ini Minggu 13 Desember 2020

Hal itu disampaikan oleh, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Wahyono yang mengatakan, karena penyebaran Covid-19 telah menurun tempat wisata kembali dibuka.

"Iya benar, hari ini 13 Desember obyek wisata yang sempat ditutup sudah diperkenankan dibuka, karena Banyumas sudah bergerak ke zona oranye, tidak lagi merah," ujarnya kepada Tribun-Pantura.com, Minggu (13/12/2020).

Adapun objek wisata dikelola oleh Pemkab yang kembali dibuka adalah Lokawisata Baturraden, Taman Bale Kemambang, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan, Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman, Museum Wayang dan Pemandian Kali Bacin.

Pihaknya menyampaikan jika penerapan protokol kesehatan akan lebih diperketat.

Wakhyono telah mengirim surat kepada pengelola agar lebih memperketat protokol kesehatan.

Kemudian mengaktifkan kembali satgas internal yang sebelumnya telah dibentuk.

Anggota satgas akan bertugas mengawasi dan mengingatkan para pengunjung maupun pedagang, agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: OTG Dinyatakan Sembuh Setelah Karantina 10 Hari Tanpa Swab Ulang, Amankah?

Baca juga: Aturan Baru Penanganan Covid-19, OTG Cukup Karantina 10 Hari Dinyatakan Sembuh Tanpa Swab Ulang

Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Minggu 13 Desember 2020 Buka di Enam Lokasi

Baca juga: Suami Bakar Diri Lalu Peluk Sang Istri, Sebelumnya Cekcok di Dalam Kamar, Begini Ceritanya

Nantinya akan ada tim yang berkeliling untuk memantau wisatawan.

Misalnya ada yang berkerumun, melepas masker, maka petugas akan mengingatkan.

Pengunjung jelas dibatasi hanya 50 persen saja.

Lokawisata Baturraden sendiri, jumlahnya dibatasi maksimal 1.000 orang untuk setiap periode kunjungan. (Jti)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved