Senin, 4 Mei 2026

Berita Regional

Gadis Pegawai Bank Tewas Setelah Dapat 25 Tusukan Oleh Perampok

Seorang gadis pegawai Bank tewas dengan 25 luka tusukan karena berduel dengan perampok.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Tribun Bali
Lokasi rumah yang disatroni perampok di Bali 

TRIBUN-PANTURA.COM, BALI - Seorang gadis pegawai Bank tewas dengan 25 luka tusukan karena berduel dengan perampok.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kerta Negara, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpansar.

Korban diketahui bernama Ni Putu W yang tewas mengenaskan dengan sejumlah luka tusukan.

Tak hanya membunuh korban, pelaku juga mengasak uang, sepeda motor dan barang berharga lainnya.

Baca juga: Guru PAUD Jadi Korban PHK Saat Pandemi Menangi Lotre Rp 3,5 Miliar

Baca juga: Bedeng di Kolong Fly Over Belakang Kantor Kemensos Dibongkar Menteri Risma

Baca juga: Jembatan Luwihaji-Medalem Akan Diresmikan Awal Januari 2021 Sambungkan Bojinegoro-Blora

Baca juga: Ditemukan Cabai Dicat Merah di Pasar Wage Purwokerto, Pedagang Sebut Berasal dari Temanggung

Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan sumber di lapangan, informasi ini diketahui terjadi pada Senin (28/12/2020) sekitar pukul 08.30 wita.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya saat ditemui di lokasi membenarkan penemuan mayat tersebut.

"Memang benar, kita temukan seorang wanita dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah. Penyebab kematian itu kita masih lakukan pendalaman melalui autopsi ya," ujarnya Mengutip Tribun Bali.

Dilokasi kejadian, polisi juga menemukan pisau belati yang diduga  digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan sementara, diduga korban sempat berduel dengan pelaku.

"Dugaan kasus curas. Dari pemeriksaan, korban sempat melawan pelaku. Itu terlihat dari luka di tangan korban," ujar sumber kepolisian, Selasa (29/12/2020).

Polisi membeberkan, ada luka sayatan di tangan korban yang diduga kuat Ni Putu Widiastuti sempat menahan benda yang dibawa pelaku untuk menghabisi nyawanya.

Sementara itu, petugas belum memastikan apakah korban mengalami tindak kekerasan seksual (pemerkosaan) sebelum akhirnya dibunuh.

"Belum tahu, tapi kita masih berkoordinasi dengan pihak forensik RS Sanglah dan menunggu hasil otopsi," akunya.

Luka 25 Tusukan

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved