Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Slawi

Air Banjir Genangi Jalan Pantura Warureja-Pemalang Timbulkan Kemacetan

Intensitas hujan yang tinggi pada Rabu (13/1/2021) kemarin, membuat air di aliran sungai Siberuk Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal meluap.

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Desta
Kondisi terkini di jalan raya Kedung Kelor Warureja (Warureja-Pemalang) Kamis (14/1/2021). Air terlihat masing menggenangi dua jalur sekaligus. Petugas kepolisian dari Polres Tegal juga terlihat sedang mengatur arus lalu lintas.  

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Intensitas hujan yang tinggi pada Rabu (13/1/2021) kemarin, membuat air di aliran sungai Siberuk Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal meluap sampai ke jalan raya Pemalang-Warureja.

Imbasnya terjadi kemacetan yang cukup panjang sekitar 2 kilometer. 

Saat Tribun-Pantura.com memantau lokasi, kemacetan sudah terjadi sebelum memasuki Desa Kedung Kelor Kecamatan Warureja, dan sampai titik utama terjadi nya banjir yaitu di depan rumah makan Bu Mar perbatasan Kabupaten Tegal Pemalang.

Baca juga: Innalilahi Wainna Ilahi Rojiun Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Baca juga: Wali Kota Tegal Dedy Yon Dijadwalkan Luncurkan Tribun-Pantura.com Hari Ini

Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari ini, Mengalami Penurunan Rp 10 Ribu Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Cuaca Buruk, Pendaratan Garuda Indonesia dan Lion Air ke Pontianak Dialihkan

Air masih menggenangi dua sisi jalan, baik dari arah Tegal-Pemalang atau pun arah Pemalang-Tegal. 

Ketinggian air saat ini sudah mulai surut sekitar 30cm atau di bawah lutut orang dewasa. 

Terlihat petugas dari Polres Tegal dan TNI pun terlihat di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan. 

Ditemui di lokasi, Kabagops Polres Tegal, Kompol Aries Heriyanto menuturkan, air mulai menggenangi jalan raya pantura Warureja-Pemalang sejak pukul 03.00 WIB. 

Namun saat ini kondisi air sudah mulai surut, meski antrean kendaraan masih terlihat namun masih bisa jalan tidak macet total. 

"Ini air dari luapan sungai siberuk Warureja, karena intensitas hujan yang tinggi sejak kemarin. Akibatnya air sampai ke jalan raya, sehingga saya mengimbau masyarakat yang akan melintas berhati-hati karena jalanan licin dan masih tergenang air," tutur Kompol Aries, pada Tribun-Pantura.com, Kamis (14/1/2021). 

Sampai pukul 10.51 WIB pun air keruh kecoklatan masih terlihat menggenangi jalan raya pantura. Antrean kendaraan yang didominasi truck besar dan kendaraan pribadi membuat antrean kendaraan masih cukup panjang.

Baca juga: Mayat Terlilit Kasur Ditemukan di Karawang, Diduga Korban Penculikan

Baca juga: Dua Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Berhasil Diidentifikasi Melalui Sidik Jari

Baca juga: Diguyur Hujan, Berikut Prakiraan Cuaca BMKG Kabupaten Batang Kamis 14 Januari 2021

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kendal Hari Ini Kamis 14 Januari 2021

Kompol Aries menegaskan pihaknya akan stanby di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas bersama tim yang lain. Sampai air benar-benar surut dan tidak terjadi antrean kendaraan. 

"Ya semoga tidak hujan lagi, sehingga air bisa cepat surut nya. Tapi alhamdulillah arus lalu lintas sudah jauh lebih lancar, terutama yang dari arah Pemalang-Tegal," tegasnya. 

Tambahan informasi, air banjir juga tidak hanya menggenangi jalan raya pantura tapi juga beberapa Desa di Warureja satu di antaranya Desa Kedung Kelor Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. (dta) 

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved