Breaking News:

Berita Artis

Tersangka Kasus Video Syur Gisel Tidak Hadir Saat Wajib Lapor, Alasannya Karena Isolasi Mandiri

Artis Gisella Anastasia tidak hadir ke kantor polisi dalam rangka wajib lapor sebagai imbas dia yang ditetapkan sebagai tersangka.

Editor: Rival Almanaf

TRIBUN-PANTURA.COM, JAKARTA - Artis Gisella Anastasia tidak hadir ke kantor polisi dalam rangka wajib lapor sebagai imbas dia yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya penyanyi jebolan ajanh pencarian bakat itu diharuskan melapor ke polisi setiap Senin dan Kamis.

Hal itu merupakan syarat mengenai dirinya yang tidak ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi terkait video syur.

Baca juga: Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Atas Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Nur Banjiriyah

Baca juga: Dedy Mulyadi Minta Anies Baswedab Anggarkan Rp 1 Triliun Untuk Reboisasi di Bogor

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Talud Ambrol Timpa Kandang Belakang Rumah Warga di Ngargoyoso Karanganyar

Baca juga: Real Madrid Kalah Dari Tim Divisi 3 yang Bermain Dengan 10 Orang, Zidane Mencoba Tetap Tenang

Namun, pada Kamis 21 Januari ini ia tidak hadir.

Ketika dikonfirmasi, Gisel mengaku saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

"Enggak (hadir), aku izin hari ini. Tapi tetap kasih surat. (Isolasi mandiri) sampai beberapa hari ke depan, kalau sudah PCR lagi, kalau aman, negatif, baru keluar-keluar lagi, lanjut wajib lapor seperti biasa," kata Gisel saat dihubungi wartawan, Kamis (21/1/2021).

Sementara dalam unggahan Insta Story Instagram-nya, Gisel mengumumkan sedang melakukan isolasi mandiri karena baru saja kontak dengan seseorang yang positif Covid-19.

"Mama isolasi mandiri dulu karena habis kontak erat walaupun hasil PCR negatif. Mungkin 3 atau 5 hari lagi aku PCR lagi untuk memastikan," tulis Gisel seperti dikutip Kompas.com, Kamis.

Adapun Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pornografi berkait video syur pada 29 Desember 2020.

Dalam pemeriksaan sebagai saksi, Gisel mengaku merekam video dengan MYD di salah satu hotel di daerah Medan, Sumatera Utara, pada 2017.

Masih dalam pemeriksaan sebagai saksi, Gisel mengaku adegan dewasa itu direkam oleh ponselnya sendiri.

Baca juga: Muncul Tanda SOS di Pulau Laki Dekat Jatuhnya Sriwijaya Air, Google Cepat-cepat Menghapusnya

Baca juga: Ruang Isolasi Penuh, Gerbong Kereta Api di Madiun Digunakan untuk Perawatan Pasien Covid-19

Baca juga: Antisipasi Banjir Susulan, DPUPR Kendal Keruk Tanaman Eceng Gondok di Kali Buntu

Baca juga: Warga Kendal Keluhkan Jalan Pantura Banyak Berlubang

Dia juga sempat mengirim video syur tersebut kepada MYD melalui fitur AirDrop iPhone, tetapi setelah seminggu file tersebut dihapus.

Gisel menyimpan video bermuatan konten dewasa itu dalam dua ponselnya.

Namun, kedua gawai tersebut hilang dan rusak hingga akhirnya berujung tersebarnya video syur berdurasi 19 detik tersebut.

Atas perbuatannya, Gisel dan MYD dijerat dengan Pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 8 Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved