Berita Pekalongan
Aaf Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Pekalongan
Wakil Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid direncanakan menjadi salah satu orang pertama yang akan menerima suntikan vaksin Covid-19.
TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - Wakil Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid direncanakan menjadi salah satu orang pertama yang akan menerima suntikan vaksin Covid-19.
Pria yang akrab disapa Aaf ini juga mengaku siap, jika dirinya menjadi orang pertama yang akan menjalani vaksinasi sebagai percontohan kepada masyarakat.
"Secara pribadi, saya siap saja apabila ditunjuk menjadi orang pertama yang divaksin di kota ini untuk menjadi percontohan kepada masyarakat Kota Pekalongan," kata Aaf kepada Tribun-Pantura.com, Kamis (21/1/2021).
Aaf mengaku mantap untuk menjalani vaksinasi apabila vaksin tersebut sudah tiba di Kota Pekalongan.
Baca juga: Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Semarang, Rekaman CCTV Tunjukan Duagaan Senagaja Tabrakan Diri
Baca juga: Viral Video Pasien Covid-19 Adegan Intim di Ranjang Ruang Isolasi RSUD, Begini Penjelasannya
Baca juga: Pemkab Batang Gelontor Rp2,5 Juta untuk Tiap RT, Wihaji: untuk Penangangan Covid dan Pemberdayaan
Baca juga: Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali, Ganjar: Seluruh Daerah di Jateng 100 Persen Siap
Terlebih, dengan divaksin ini akan meningkatkan imun tubuhnya.
"Hal itu dikarenakan, saya tidak alergi pada zat tertentu seperti antibiotik atau paracetamol."
"Vaksin ini sangat penting untuk menjadikan tubuh kita menjadi lebih kuat," imbuhnya.
Baca juga: 12 Nelayan Batang yang Hilang Belum Ditemukan, Wihaji Siap Lakukan Pencarian Gunakan Helikopter
Baca juga: Antisipasi Bencana Tanah Gerak, BPBD Kabupaten Pekalongan Pasang 3 EWS di Bodas
Baca juga: Anak Gugat Ibu Kandung Gara-gara Fortuner di Salatiga, Kuasa Hukum: Soal Sebenarnya Bukan Itu
Baca juga: Sah! Ditetapkan Bupati Blora Terpilih, Arief: Ada Tawaran Proyek atau Jabatan Tak Usah Didengar
Aaf juga meminta kepada masyarakat Kota Pekalongan untuk tidak perlu takut divaksin apabila memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.
"Vaksin memang belum sampai di Kota Pekalongan. Rasa ketakutan dan kekhawatiran masing-masing individu memang berbeda-beda."
"Di samping itu tetap menjalankan protokol kesehatan ketat, karena itu juga paling penting dalam menekan penyebaran virus Covid-19 ini," pungkasnya. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin-covid-19-corona-13.jpg)