Breaking News:

Penanganan Corona

Bupati Temanggung dan Ketua DPRD Gagal Divaksin, Ini Daftar Pejabat Tak Lolos Screening Kesehatan

Bupati Temanggung dan Ketua DPRD Gagal Divaksin, Ini Daftar Pejabat Tak Lolos Screening Kesehatan

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Saiful Masum
Bupati Temanggung M Al Khadziq mengikuti screening vaksinasi dan dinyatakan gagal sebagai penerima vaksin Covid-19 tahap pertama, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, TEMANGGUNG - Bupati Temanggung M Al Khadziq gagal disuntik vaksin Covid-19 pada tahap pertama vaksinasi di Kabupaten Temanggung.

Selain itu, sejumlah pejabat penting di Temanggung juga tidak lolos screening sehingga tidak bisa dilakukan vaksinasi.

Mereka adalah Sekda Temanggung Hary Agung Prabowo, Dandim 0706/Temanggung Letkol CZI Kurniawan Hartanto, Ketua DPRD Yunianto, Kepala Pelaksana BPBD Dwi Sukarmei dan Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung.

Baca juga: Wali Kota Tegal Dedy Yon Gagal Divaksin, Sudah Siap Disuntik Tak Lolos Screening Kesehatan

Baca juga: Asisten Apoteker Rumah Sakit di Purbalingga Edarkan Narkoba, Polisi: Dia Juga Oplos Obat Berbahaya

Baca juga: Anak Gugat Ibu Kandung di PN Kendal Ihwal Tanah, Ramisah: Saya Disumpahi Meninggal Jadi Babi

Baca juga: Perempuan Pelaku Video Mesum Halte Bus Senen Mengaku Dibayar Rp22.000, Polisi Periksa Kejiawaannya

Hanya Kapolres AKBP Benny Setyowadi dari jajaran Forkompimda yang lolos screening dan dapat dilakukan vaksinasi Covid-19.

Bupati Temanggung, M Al Khadziq mengatakan, sedianya ada 10 orang dari jajaran Forkompimda hingga tokoh agama, budayawan dan juga tokoh masyarakat yang menjadi percontohan vaksinasi tahap pertama.

Hanya saja, separo di antaranya tidak bisa dilakukan vaksinasi karena tekanan darah yang tinggi (hipertensi) di atas batas ketentuan 140/90 mmHg.

"Sebagai percontohan vaksinasi ada 10 orang pemimpin dan tokoh masyarakat. Memang beberapa orang tidak bisa divaksin karena tekanan darahnya tinggi."

"Seperti saya, Ketua DPRD, pak Sekda, pak Dandim dan pak Kajari," terang Khadziq usai vaksinasi Covid-19 di Pendopo Pengayoman, Senin (25/1/2021).

Khadziq menuturkan, berdasarkan arahan dari Dinas Kesehatan, pejabat yang tidak lolos screening vaksinasi akan dilakukan treatmen selama 2 pekan guna menurunkan tensi darah.

Setelah itu, bisa mengikuti proses screening kembali pada termin kedua vaksinasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved