Rabu, 6 Mei 2026

Berita Regional

Terpidana Kasus Korupsi Setya Novanto Jadi Petani di Lapas Sukamiskin

Pemandangan unik terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/1/2021).

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Setya Novanto di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.(Tribunnews/Istimewa) 

TRIBUN-PANTURA.COM, BANDUNG -Pemandangan unik terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/1/2021).

Salah satu pos kerja bagi warga binaan, yaitu pos kerja pertanian, melakukan panen raya padi untuk kali pertama.

Hal yang menarik, para petani yang turun tangan adalah mantan pejabat tinggi alias para terpidana kasus korupsi yang menghuni Lapas Sukamiskin.

Beberapa warga binaan yang terlibat yakni mantan Ketua DPR Setya Novanto dan mantan Kakorlantas Joko Susilo.

Baca juga: Perampok Todongkan Pistol Mainan dan Gasak Uang Rp 10 Juta dari Petugas SPBU

Baca juga: Santri yang Hanyut di Sungai Kalibebeng Ditemukan di Pantai Roban

Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Jumat 29 Januari, Naik Rp 2.000 Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Kepada Nakes di Brebes Sudah Jangkau Angka 69 Persen

Kemudian, mantan Menteri ESDM Jero Wacik dan mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Selain padi, pos kerja pertanian di Lapas Sukamiskin juga memiliki berbagai macam hasil pertanian lain, seperti jagung, umbi, cabai, dan tanaman obat.

Bahkan, ada juga peternakan merpati hingga budi daya ikan.

Rekreasi hingga sarana pembinaan

Kesan rimbun dan alami menjadikan pos kerja pertanian ini sebagai salah satu sarana rekreasi warga binaan.

Pos kerja ini dinilai bisa mengurangi tingkat stes yang rata-rata dialami para warga binaan.

Kepala Lapas Sukamiskin Asep Sutandar mengatakan, pos kerja ini merupakan salah satu pos kerja unggulan di Lapas Sukamiskin.

Pos ini berupaya mempersiapkan para warga binaan agar dapat lebih mandiri setelah menjalani masa pidana.

Baca juga: Kisah Pelarian Koruptor, 2 Kali Jadi Korban Gempa Hingga Tertangkap di Tenda Pengungsian Mamuju

Baca juga: Satu Keluarga di Lumajang Meninggal Dunia Diduga Karena Keracunan Asap Genset

Baca juga: Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Diduga Keracunan Asap Genset yang Dinyalakan Dalam Rumah saat Tahlil

Baca juga: Pekalongan Banjir, Seratus Orang Kembali Mengungsi 

Kegiatan ini dilakukan di bawah pengarahan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.

Asep Sutandar menjelaskan bahwa pos kerja pertanian akan dikembangkan lebih kompleks lagi sehingga bisa menjadi percontohan bagi lapas lainnya di Indonesia.

"Meskipun dengan lahan yang terbatas, tidak akan menjadi hambatan dalam peningkatan kualitas pos kerja ini," kata Asep dalam keterangannya, Jumat (29/1/2021).

Salah seorang warga binaan, Jero Wacik, mengapresiasi pola pembinaan yang diterapkan dalam pembentukan pos kerja ini. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved