Selasa, 7 April 2026

Berita Pekalongan

Pekalongan Banjir, Seratus Orang Kembali Mengungsi 

Sebanyak 101 orang di Kota Pekalongan Jawa Tengah, kembali di ungsikan karena rumahnya tergenang banjir kiriman dari daerah pegunungan.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Tim gabungan saat melakukan evakuasi korban banjir di Sampangan, Kota Pekalongan 

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN -Sebanyak 101 orang di Kota Pekalongan Jawa Tengah, kembali di ungsikan karena rumahnya tergenang banjir kiriman dari daerah pegunungan.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun warga yang masih bertahan diharapkan tetap waspada, Jumat (29/1/2021) dini hari.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha.

"Total ada 101 orang yang mengungsi. Pengungsi berada di tiga lokasi yaitu gedung serbaguna Eks Kelurahan Sampangan, mako Pemuda Pancasila Kota Pekalongan, dan gedung yayasan gotong-royong," kata Dimas kepada Tribun-Pantura.com.

Baca juga: Viral Video 4 Wanita Aniaya Gadis di Sebuah Hotel, Polisi Langsung Tangkap Dalam Hitungan Jam

Baca juga: WhatsApp Buat Status untuk Penggunanya, Ada Apa?

Baca juga: Praveen Jordan/Melati Daeva Buka Peluang ke Semifinal BWF World Tour

Baca juga: Jokowi Enggan Terapkan Lockdown, dan Lebih Pilih Karantina RT

Menurutnya, untuk pengungsi di gedung serbaguna Eks Kelurahan Sampangan ada 79 jiwa, lalu di mako Pemuda Pancasila ada 18 jiwa, dan gedung yayasan gotong-royong ada 4 jiwa.

"Itu data dini sekitar pukul 03.00 WIB, saat ini tim masih melakukan asesment data pengungsi lagi," ujarnya.

Dimas mengungkapkan penyebab banjir dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi cukup lama yang menyebabkan Sungai Loji meluap dan masuk ke pemukiman warga.

"Ketinggian air bervariasi dari 15 cm hingga 80 cm," ungkapnya.

Dimas menambahkan, untuk kondisi banjir sendiri saat ini sudah mulai surut.

"Walaupun surut, masih ada pengungsi," tambahnya.

Sementara itu, Andi Sanjaya (30) korban banjir mengatakan banjir ini disebabkan karena meluapnya Sungai Loji.

"Hujan tidak lama sebetulnya, cuman air kiriman dari wilayah atas jadi banjir," kata Andi.

Ia menceritakan, air datang cepat sekali masuk ke pemukiman.

Baca juga: SUV Terlaris di Jepang Toyota Raize Disebut Akan Meluncur di Indonesia Tahun Ini

Baca juga: Bocah 14 Tahun Kemudikan Mobil Tabrak 8 Pemotor di Bantul Yogyakarta, Satu Orang Tewas

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kendal Hari Ini Jumat 29 Januari 2021

Baca juga: Akui Cara Penyampaian Salah, CEO PT Eigerindo Minta Maaf Kepada Youtuber Dian Widiyanarko

"Di dalam rumah sekitar 20 cm, tapi kalau di luar rumah mencapai 70 cm," imbuhnya.

Andi mengungkapkan, dalam satu bulan ini sudah 3 kali rumahnya terendam banjir.

"Banjir yang besar dalam bulan ini sekitar dua minggu yang lalu, ketinggiannya mencapai 50 cm di dalam rumah," ungkapnya.

Cuaca sendiri di Kota Pekalongan saat ini diguyur hujan dengan intensitas tinggi. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved