Rabu, 27 Mei 2026

Berita Jateng

PPNI Sebut Gerakan Jateng di Rumah Saja Merupakan Terobosan Bagus

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah menilai pelaksanaan gerakan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari mendatang

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
IST
Ketua PPNI Jateng, Edi Wuryanto 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah menilai pelaksanaan gerakan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari mendatang merupakan terobosan bagus untuk penanganan di sektor hulu.

"Sangat setuju dan saya mendukung, karena ini penanganan pada level hulu.

Selama ini kita fokus pada sektor hilir terus, padahal hilir tidak akan selesai kalau hulu tidak diperbaiki," kata Ketua DPW PPNI Jateng, Edi Wuryanto, dalam keterangan tertulis, Rabu (3/2/2021).

Menurutnya, langkah itu penting sebagai upaya merubah perilaku masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan.

Edi yang juga anggota Komisi IX DPR RI ini, menuturkan perilaku masyarakat saat ini masih abai terhadap protokol kesehatan.

Masih banyak masyarakat yang keluar rumah untuk kegiatan yang tidak perlu.

Gerakan Jateng di Rumah Saja, kata dia, merupakan upaya untuk merespon warga yang masih abai protokol kesehatan.

Dengan mengajak masyarakat tetap di rumah saja selama dua hari, dan sejumlah sektor yang biasanya menimbulkan kerumunan ditutup, maka physical distancing dapat benar-benar dilakukan.

"Kalau keluar rumah untuk kerja atau kepentingan yang prioritas, itu wajar.

Tapi kalau keluar sekedar nongkrong, ngobrol, ngopi atau wisata saya rasa bisa ditunda dulu agar kurva peningkatan Covid-19 bisa ditekan," ujarnya.

"Kalau saya memahami inti gerakan ini. Yakni ingin mengajak masyarakat agar di rumah saja, agar kerumunan dikurangi dan direduksi sehingga penyebaran Covid-19 bisa menurun.

Ini langkah positif, ketika tidak banyak kerumunan, maka pasti akan efektif untuk menurunkan angka kasus positif Covid-19," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak seluruh masyarakat Jateng untuk tetap di rumah selama dua hari.

Melalui gerakan Jateng di Rumah Saja, Ganjar berharap kerumunan dapat dikurangi dan angka positif Covid-19 bisa ditekan.

Gerakan Jateng di Rumah Saja itu akan digelar pada 6-7 Februari mendatang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved