Berita Kendal
Biat Harap Rumah Barunya Nyaman untuk Anak dan Istri
Rumah Biat (46) warga Dusun Ngemplak Desa Ngampel Kulon Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal akhirnya direnovasi total.
Penulis: Saiful Masum | Editor: muh radlis
Penulis: Saiful Ma'sum
TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Rumah Biat (46) warga Dusun Ngemplak Desa Ngampel Kulon Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal akhirnya direnovasi total.
Bangunan gedek di atas lahan 4x12 meter itu dibongkar setelah kondisinya memprihatinkan.
Renovasi tempat tinggal Biat diinisiasi jajaran Koramil Pegandon Kodim 0715/Kendal bersama warga sekitar dengan membuatkan rumah baru yang lebih layak untuk keluarga Biat.
Kepada tribunjateng.com, Biat mengatakan, ia sudah menempati rumah tersebut selama 13 tahun bersama istrinya Sriatun (46) dan seorang putranya.
Biat menceritakan, rumah tersebut pada dasarnya adalah dapur milik keluarganya. Setelah ia menikah pada 2007 lalu, dapur tersebut bertahap disulap menjadi tempat berteduh ala kadarnya bagi Biat dan istrinya hingga mempunyai seorang putra.
Tinggi atap dari tanah diperkirakan hanya 3-4 meter saja. Beralaskan tanah, dan berdinding gedek (gerabah).
"Kerjaan saya buruh tani, kadang ada, kadang juga tidak ada panggilan. Penghasilnnya pas-pasan, jadi tidak bisa membenahi rumah sendiri," terangnya di Kendal, Minggu (28/3/2021).
Keterbatasan pendapatan membuat keluarga Biat bertahan di rumah gedeknya selama ini. Selain sempit hanya berisi 2 kamar tidur dan dapur, kondisi bangunan juga tidak tertutup rapat.
Saat musim hujan, air masuk dari sela-sela pagar yang terbuat dari anyaman bambu. Kondisi itu diperparah dalam beberapa tahun terakhir karena banyak genting yang bocor. Telebih, saat banjir datang akibat luapan Sungai Blorong.
"Paling parah saat banjir, pasti masuk rumah, kemudian becek dan kotor," ujarnya.
Dengan keterbatasan yang ada, Biat selama ini berusaha untuk mencukupi kebutuhan makan keluarganya saja. Sedangkan kebutuhan tempat tinggal yang nyaman belum bisa ia usahakan.
Beberapa kali pengajuan bantuan renovasi rumah pun sudah dilakukan. Namun hingga 2020 lalu, belum satu pun bantuan yang datang.
Hingga akhirnya, keinginan Biat untuk memberikan tempat tinggal lebih nyaman kepada istri dan anaknya terwujud pada 2021 sebagai penyamangat kehidupan setelahnya.
"Kalau kondisi sebelum ini susah. Terutama bocor hampir semua sisi, belum kondisi rumah yang sudah miring mau roboh. Alhamdulillah dapat bantuan perbaikan, banyak warga juga yang ikut membantu. Nanti, sudah tidak terlalu khawatir saat musim hujan," tuturnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/bedah-rumah-biat-46-warga-dusun-ngemplak-desa-ngampel-kulon-kecamata.jpg)