Breaking News:

Berita Pekalongan

Kajari Kabupaten Pekalongan Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Gula Kristal Rafinasi hingga Upal

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan memusnahkan barang bukti dari 26 perkara berbagai tindak pidana selama periode Desember 2020

TRIBUN PANTURA/INDRA DWI PURNOMO
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan memusnahkan barang bukti dari 26 perkara berbagai tindak pidana selama periode Desember 2020 hingga Maret 2021, di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Negeri Kabupaten Pekalongan, Rabu (7/4/2021). 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan memusnahkan barang bukti dari 26 perkara berbagai tindak pidana selama periode Desember 2020 hingga Maret 2021, di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Negeri Kabupaten Pekalongan, Rabu (7/4/2021).

Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas menyebut, barang bukti tersebut sudah memiliki kekuatan hukum tetap untuk dimusnahkan berdasarkan putusan hakim.

"Pemusnahan perkara dalam 4 bulan ada 26 perkara. Di antaranya, 4 perkara pencurian, 2 perkara psikotropika, 5 perkara kesehatan, 7 perkara narkotika, 1 perkara perdagangan, 5 perkara mata uang, 1 perkara penggelapan, dan 1 perkara penipuan," kata Kejari Kabupaten Pekalongan Abun kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, barang bukti yang dimusnahkan kebanyakan dari perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Dijelaskannya, barang bukti yang dimusnahkan yaitu 6 potong baju dan celana, 4 buah dompet, 10 butir alprazolam, 4.358, butir pil hexymer, 1.200 butir obat DMP, 18 lab tramadol HCL, 19 paket kecil berisi sabu, 2 paket kecil ganja kering, 1 paket tembakau sintesis, 141 lembar uang kertas pecahan 100.000 palsu, 3 bendel surat-surat, dan satu bendel kwintasi dan nota.

"Lalu ada 10 ton gula kristal rafinasi merk raja gula, 500 kg gula kristal merk wallini, 52 kg berbagai kemasan, dan 3 buah karung wallini," ujarnya.

Abun menambahkan, pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara pembakaran.

"Pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk transparansi informasi publik serta menjalin sinergi antar instansi pemerintah dan masyarakat," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved