Selasa, 5 Mei 2026

Berita Nasional

Lengkap, Simak Alasan dan Pesan Presiden Jokowi soal Larangan Mudik Lebaran 2021

Lengkap, Alasan dan Pesan Presiden Jokowi soal Larangan Mudik Lebaran 2021, Simak Catatan Berikut Ini

Tayang:
Instagram.com/@sekretariat.kabinet
Potret Presiden Joko Widodo saat memberikan Keterangan Pers mengenai Perkembangan Penanganan dan Pencegahan Wabah Virus Corona (Covid-19). 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA – Pemerintah berkali ulang menegaskan larangan mudik Lebaran 2021.

Kini, Presiden RI Joko 'Jokowi' Widodo buka suara terkait kebijakan dilarang mudik Lebaran tahun 2021 ini.

Jokowi mengungkapkan sejumlah alasan yang membuat pemerintah memutuskan untuk kembali meniadakan mudik tahun ini, seperti tahun 2020 lalu.

Baca juga: Fransiskus Tak Mau Cuci Jaket Pemberian Presiden, Jokowi Menangis di Lokasi Bencana Lembata NTT

Baca juga: Luqman Hakim Politisi PKB Bocorkan Menteri yang Bakal Direshuffle Jokowi, Inisialnya M

Baca juga: Oknum TNI Bunuh Guru Honorer, Kesal Sering Ditanya Kapan Nikah, Belulang Korban Ditemukan di Kaltim

Baca juga: Pemudik Motor Diperkirakan Tetap Padat, Polisi Dirikan Posko Penyekatan di Jalur Pantura Tegal

Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo ini menyebutkan sejumlah contoh lonjakan kasus Covid-19 pada beberapa kali periode libur panjang.

Hal ini terus berulang dan dikhawatirkan ada lonjakan lebih tinggi jika mudik 2021 tidak dilarang.

Kepala negara juga mengaku paham bahwa semuanya rindu dengan kampung halaman.

Namun ia menekankan pentingnya upaya memutus rantai penularan wabah demi keselamatan seluruh sanak saudara.

Pesan Jokowi terkait larangan mudik Lebaran disampaikan melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, pada Jumat (16/4/2021). Berikut petikan penjelasan Jokowi selengkapnya:

Bismillahirrahmanirrahim.Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan kedua di tengah pandemi Covid-19, dan kita masih harus tetap mencegah penyebaran wabah Covid-19 untuk tidak lebih meluas lagi.

Untuk itu, sejak jauh-jauh hari pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik pada Lebaran kali ini.

Keputusan ini diambil melalui berbagai macam pertimbangan, karena pengalaman tahun lalu terjadi tren kenaikan kasus setelah empat kali libur panjang.

Yang pertama, saat libur Idul Fitri tahun lalu, terjadi kenaikan kasus harian hingga 93 persen dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen.

Kenaikan kasus Covid-19 yang kedua, terjadi saat libur panjang pada 20-23 Agustus 2020, di mana mengakibatkan terjadi kenaikan hingga 119 persen dan tingkat kematian mingguan meningkat hingga 57 persen.

Yang ketiga, terjadi saat libur panjang pada 28 Oktober-1 November 2020, yang menyebabkan terjadinya kenaikan kasus Covid-19 hingga 95 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan mencapai 75 persen.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved