Minggu, 12 April 2026

KRI Nanggala Hilang Kontak

Ini Kata Presiden Jokowi soal Pencarian KRI Nanggala 402

Ini Kata Presiden Jokowi soal Pencarian KRI Nanggala 402: Pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan kita lakukan

ANTARA FOTO/HO/KEMENLU
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/9/2020). 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - "Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa, patriot terbaik penjaga kedaulatan negara."

"Pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan kita lakukan," papar Jokowi, ihwal tenggelamnya kapal selam TNI AL, KRI Nanggala 402

Jokowi menyatakan, upaya pencarian dan penyelamatan 53 awak kapal kapal selam KRI Nanggala-402 masih dan terus akan dilakukan pemerintah.

Baca juga: Daftar Lengkap 53 Awak KRI Nanggala 402, Kini Barptaroli Selamanya di Lautan Indonesia

Baca juga: Terdeteksi di Kedalaman 850 Meter, Begini Kesulitan yang Dialami Tim Evakuasi KRI Nanggala 402

Baca juga: Berpacu dengan Waktu, TNI Punya Waktu 72 Jam Selamatkan 53 Personel Kapal Selam KRI Nanggala 402

Baca juga: Ahli Luar Negeri Sebut KRI Nanggala 402 Tenggelam Terlalu Dalam, Sulit Diprediksi Apa yang Terjadi

Hal itu diungkapkan Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers virtual yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/4/2021).

Jokowi meminta masyarakat untuk berdoa dan memberikan harapan terbaik terkait upaya pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung saat ini.

"Marilah semuanya kita memanjatkan doa dan harapan terbaik pada 53 patriot terbaik penjaga kedaulatan negara dan bagi segenap anggota keluarga agar diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan," ungkapnya.

Jokowi juga menyampaikan kesedihan mendalam kepada para keluarga awak kapal terkait dengan status KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam.

"Kita semua bangsa Indonesia menyampaikan kesedihan mendalam atas musibah ini khususnya pada seluruh keluarga awak kapal selam," imbuh Jokowi.

Hingga saat ini, upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan pemerintah.

Bahkan upaya tersebut juga mendapatkan bantuan dari berbagai negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Australia.

Upaya pencarian kapal yang hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) dini hari ini juga mendapat bantuan dari Amerika Serikat.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono pada Sabtu (24/4/2021) menyatakan, pihaknya menyiapkan proses evakuasi medis bagi awak kapal yang masih selamat.

Evakuasi medis itu akan dilakukan melalui Surabaya dan Banyuwangi.

On Eternal Patrol

On Eternal Patrol adalah istilah atau sebutan khusus yang diberikan kepada kapal selam atau kapal perang selam, jika terjadi 'sesuatu'.

Sesuatu yang dimaksudkan tersebut adalah apabila kapal selam itu hilang, baik karena mengalami kecelakaan atau terkena hantaman rudal/bom musuh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved