KRI Nanggala Hilang Kontak
53 Kru KRI Naggala 402 Dinyatakan Gugur, Keluarga Mayor Eko Firmanto Harap Jasad Bisa Ditemukan
Kabar gugurnya ke 53 kru Kapal Selam KRI Naggala-402 jajaran Armada ll Surabaya yang hilang kontak saat melaksanakan latihan penembakan
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
Penulis: Desta Leila Kartika
TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Kabar gugurnya ke 53 kru Kapal Selam KRI Naggala-402 jajaran Armada ll Surabaya yang hilang kontak saat melaksanakan latihan penembakan Torpedo SUT di perairan selat Bali Rabu (23/4/2021) lalu disambut isak tangis salah satunya keluarga Mayor Laut (P) Eko Firmanto (36), Minggu (25/4/2021).
Diketahui keluarga Mayor Eko tinggal di Desa Kaladawa, RT 13/RW 03, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
Sedangkan Mayor Eko bersama isteri dan kedua anaknya tinggal di daerah Surabaya Jawa Timur.
Saat Tribunjateng.com tiba di lokasi rumah duka, tetangga dan kerabat sudah berdatangan untuk melakukan doa bersama (tahlilan).
Karena sejak pertama kali kabar hilang kontaknya kapal Selam KRI Naggala 402 mencuat, pihak keluarga rutin mengadakan doa bersama setelah salat tarawih.
Namun suasana kali ini berbeda, mengingat pihak keluarga sudah mengetahui kabar yang menyebut bahwa ke 53 kru kapal dinyatakan gugur.
Isak tangis tak bisa dibendung oleh keluarga maupun kerabat dari Mayor Eko.
Ibu dari Mayor Eko, Rosita (56), yang terkahir kali ditemui pada Jumat (23/4/2021) masih terlihat sangat tegar dan optimis bahwa sang anak bisa ditemukan dan kumpul bersama keluarga. Kali ini tidak bisa menahan kesedihannya.
Ia pun menangis saat ada keluarga yang datang dan mencoba memberikan kekuatan atas kabar duka ini.
Sebelum memulai sesi doa bersama, perwakilan dari pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf jika selama hidup Mayor Eko pernah berbuat salah baik yang disengaja atau tidak.
Dengan adanya kabar bahwa semua kru gugur pihak keluarga masih berharap Jasad Mayor Eko bisa ditemukan.
Sementara doa bersama akan terus diselenggarakan selama 7 hari kedepan.
Ditemui setelah acara doa bersama, Ayah Mayor Eko, Rakyan (59) terlihat sangat terpukul atas kabar duka yang menimpa sang anak.
"Saya masih berharap jasad anak saya bisa ditemukan dan diangkat. Sebelum ada kabar langsung bahwa kru kapal gugur, saya masih optimis bahwa anak saya bisa selamat, tapi pada kenyataannya seperti yang kita ketahui semua," tutur Rakyan, Minggu (25/4/2021) malam.