Berita Jateng
Bank Indonesia Jateng Kembali Adakan UMKM Gayeng 2021, Dorong Pertumbuhan UMKM
Guna memperluas akses pasar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Tengah, Kantor Perwakilan Bank lndonesia
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Guna memperluas akses pasar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Tengah, Kantor Perwakilan Bank lndonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Tengah kembali mengadakan kegiatan UMKM Gayeng 2021.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Pribadi Santoso mengatakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahunnya ini, di tahun 2021 memberikan inovasi dalam penyelenggaraannya, dimana kegiatan UMKM Gayeng 2021 tak hanya di selenggarakan di Kota Semarang saja, melainkan juga di Singapura.
“Event UMKM Gayeng 2021 ini merupakan pagelaran tahun ketiga, dan sebagai catatan yang membedakan penyelenggaran UMKM Gayeng tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pelaksanaannya di tahun ini diselenggarakan di dua tempat yakni di Atrium Paragon Mall Semarang pada 28 April hingga 2 Mei 2021 dan di Suntec City Mall, Singapura pada 15 April hingga 23 Mei,” ucap Pribadi kepada Tribun Jateng di sela-sela kegiatan press conference di Gedung BI Provinsi Jawa Tengah, Selasa, (27/4/2021).
Dijelaskannya, dalam kegiatan ini turut menggandeng UMKM yang memiliki potensi untuk kegiatan ekspor.
Adapun kegiatan UMKM Gayeng yang diadakan di Atrium Paragon Mall Semarang nantinya akan menghadirkan berbagai produk dari 24 UMKM yang bergabung, sementara untuk di Suntec City Mall, Singapura akan menghadirkan produk dari 28 UMKM.
Dengan produk UMKM premium yang akan ditampilkan diantaranya seperti fashion, kerajinan (kriya), dan makanan olahan (kuliner).
Kegiatan ini dikatakan Pribadi, tak hanya dapat diikuti secara offline, namun juga dapat diikuti secara online.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia Aja (BWI) 2021 yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat dan akan diselenggarakan di Borobudur pada 22 Mei 2021 mendatang,” jelasnya.
Sebelum diadakan kegiatan UMKM Gayeng ini, Pribadi mengatakan sejak awal tahun sudah terdapat beberapa kegiatan untuk mempersiapan para UMKM yang turut hadir, diantaranya seperti kurasi dan business matching. Selain itu, para UMKM binaaan juga sudah dipertemukan dengan calon pembeli di Singapura, sekaligus untuk melakukan tes market.
“UMKM ini merupakan salah satu sektor yang terdampak dengan adanya pandemi covid-19, dimana mereka mengalami penurunan permintaan dalam kondisi saat ini. Adapun dengan menyelenggaran kegiatan ini, merupakan suatu terobosan yang kami lakukan guna mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia termasuk di Jawa Tengah. Harapan kami nantinya, hal ini akan bisa memberikan dampak positif bagi para UMKM,” tandasnya. (Ute)