Berita Jateng
Jateng Digital Talent, Terobosan BKD untuk Digitalisasi Pelayanan Kepegawaian
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah tengah mempersiapkan sistem pengembangan karir aparatur sipil negara (ASN) atau
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
Penulis: Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah tengah mempersiapkan sistem pengembangan karir aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup pemerintah provinsi melalui digitalisasi talent management.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BKD Jateng, Ary Widiyantoro, saat acara Workshop Pengembangan Simpeg Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Grand Wahid Hotel Salatiga, Rabu (9/6/2021).
Digitalisasi talent management dibutuhkan dalam penyelenggaraan pengembangan karir PNS di lingkungan pemerintah provinsi.
"Diperlukan strategi besar untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi agar pengembangan karir PNS dapat dilaksanakan secara objektif, terukur, dinamis dan berkeadilan," kata Ary dalam keterangan tertulis.
Kemajuan sistem teknologi dan informasi digunakan dalam manajemen karir PNS terutama jabatan administrator dan jabatan pengawas. Yakni meliputi pengembangan karir, pola karir, promosi, mutasi, penilaian kinerja, sampai dengan pemberhentian dalam jabatan.
Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, diharapkan dapat menjamin efisiensi, efektivitas, dan akurasi pengambilan keputusan.
Langkah ini sejalan dengan program percepatan reformasi birokrasi yakni sistem promosi PNS secara terbuka.
"Pengisian jabatan yang kosong dilakukan secara kompetitif sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan," jelasnya.
Nantinya, kata dia, seluruh layanan kepegawaian khususnya yang berkaitan dengan talent mangement, mulai dari proses mencari, mengelola, mengembangkan, dan menempatkan PNS pada jabatan strategis semua dapat diakses dari ponsel pintar.
Layanan yang dapat diakses masing-masing PNS tersebut bisa dilakukan dalam platform Sinaga BKD Provinsi Jateng.
"Dengan adanya kemudahan ini, maka akan semakin mengurangi adanya nepotisme dalam proses pengangkatan dalam jabatan. Karena semua PNS bisa mengetahui base data yang dimiliki. Bisa memilih jalur karir sesuai dengan kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang dimiliki. Yang nantinya akan dijadikan data base yang terintegrasi dalam sistem informasi digital," terangnya.
Ary menegaskan saat ini sudah saatnya mengubah pola layananan dan kerja dari manual ke digital. Kemudian, bertransformasi ke layanan yang mudah, cepat, akurat dan terintegrasi menjadi satu kebutuhan yang fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan era industri 4.0 saat ini.
Dengan adanya layanan digital tersebut, saat ini kompetisi dibuka selebar-lebarnya untuk menunjukkan kinerja terbaik bagi talenta-talenta di seluruh level jabatan.
Perubahan besar yang dilakukan saat ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan dalam rangka mereformasi pengelolaan SDM Aparatur yang semakin dinamis.