Kamis, 28 Mei 2026

Berita Pendidikan

Ihwal Peliuang Kerja Sama dan Beasiswa Pendidikan untuk PT NU, Ini Kata Dubes Uni Eropa

Ihwal Peliuang Kerja Sama dan Beasiswa Pendidikan untuk Perguruan Tinggi/Kampus NU, Ini Kata Dubes Uni Eropa

Tayang:
Tribunpantura.com/Mamduk Adi P
Tangkapan layar Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei, Vincent Piket (ruang webinar kanan) saat memberikan penjelasan terkait peluang kerja sama di bidang pendidikan dengan perguruan tinggi (PT) NU. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) berharap perguruan tinggi NU bisa mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan dan beasiswa dengan negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa atau European Union (EU).

Hal tersebut disampaaikan Ketua Forum Rektor PTNU, Prof Maskuri dalam webinar internasional yang bekerja sama dengan Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) dan Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (14/7/2021).

"Kerja sama internasional dengan Uni Eropa seperti halnya mimpi besar yang menjadi kenyataan."

"Banyak yang bisa dilakukan di bidang riset atau pun kewirausahaan. Kolaborasi internasional ini sangat penting bagi perguruan tinggi," kata Prof Maskuri.

Apalagi, kata dia, Indonesia saat ini terdapat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dengan kerja sama internasional seperti halnya dengan Uni Eropa, tentunya mendukung penguatan kompetensi dan kualitas perguruan tinggi.

Maskuri juga menyinggung program Erasmus milik Uni Eropa yang sangat membantu pelajar dan perguruan tinggi di Indonesia.

"Program tersebut cocok dengan budaya Indonesia. Selain itu, juga masih banyak program kerja sama internasional yang dikeluarkan universitas di Uni Eropa," katanya.

Sementara, Ketua Umum Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Prof Moh Nasir yang menjadi narasumber dalam webinar menuturkan, sangat penting bagi universitas untuk mengembangkan kerja sama antara perguruan tinggi NU dan universitas di Uni Eropa.

"Misalnya untuk mengembangkan penelitian. Ada masalah di Indonesia dimana secara umum penelitiannya hanya secara mendasar."

"Perlu pengembangan dan inovasi untuk mendorong semua riset, ini penting untuk PTNU," jelasnya.

Menurutnya, selain pengembangan riset, kerja sama PTNU dengan universitas di Uni Eropa bentuknya bisa pertukaran pelajar dan pertukaran dosen.

"Ini (pertukaran) tentunya pengalaman yang bagus dan menarik untuk dosen dan para mahasiswa," ujarnya.

Ia menambahkan, ada ratusan kampus di bawah naungan PTNU yang tentunya bisa berkembang dan semakin maju serta menguasai teknologi jika bisa bekerja sama dengan universitas di negara Uni Eropa.

Sementara, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei, Vincent Piket menuturkan, membuka pintu selebar-lebarnya untuk rencana kerja sama di bidang pendidikan dengan PTNU.

Menurutnya, universitas di Benua Biru, sebutan Eropa, merupakan tujuan populer bagi pelajar dan peneliti Indonesia.

"More than 4.000 Indonesian students depart to study in Europe every year (Ada lebih dari 4.000 pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Eropa setiap tahunnya," kata Vincent.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved