Breaking News:

Berita Semarang

Ada 2.000 Pasien Covid-19 di Semarang, 500 Orang Jalani Isoman, Hendi: Semua Ikut Mengeroyok

Ada 2.000 Pasien Covid-19 di Semarang, 500 Orang Jalani Isoman, Hendi: Semua Ikut Mengeroyok

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Eka Yulianti Fajlin
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

Saat ini, terdapat sekitar 2.000 pasien Covid-19 di Semarnag, 500 orang di antaranya jalani isoman. Kasus ini menurun drastis, dari sebelumnya sekitar 4.000-an pasien Covid-19. Kata Hendi, turunnya kasus Covid-19 ini tak dari peran serta semua pihak. Semua ikut mengeroyok, katanya.

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Kasus Covid-19 di Kota Semarang masih berada pada angka 2.000an kasus aktif, yang terdiri dari warga Semarang maupun warga luar kota.

Di mana sebanyak 500 pasien di antaranya menjalani isolasi mandiri (isoman).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan, jumlah warga yang melakukan isolasi mandiri menurun cukup jauh.

Dari catatan awal, ada sekitar 4.000 orang yang melakukan isolasi mandiri.

Saat ini, pasien yang melakukan isolasi mandiri tinggal 500 orang.

Menurut Hendi, menurunnya jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri juga tak luput dari dukungan seluruh pihak baik TNI-Polri, dan pemangku wilayah setempat.

Mereka terus bergotong-rotong memantau warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Di sisi lain, program Jogo Tonggo masing-masing kelurahan juga sangat membantu para pasien yang melakukan isolasi mandiri. 

"Semua mengeroyok, menginformasikan. Kemudian, dua minggu terakhir, Panglima Kodam juga memberi bantuan obat secara signifikan."

"Itu sangat membantu," papar Hendi, sapaan akrabnya, Rabu (21/7/2021).

Hendi melanjutkan, Pemerintah Kota Semarang juga akan terus mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi jamu herbal untuk meningkatkan imun tubuh. Hal ini sebagai upaya agar warga bisa sehat dan sembuh bagi yang menjalani isolasi.

"Kalau obat herbal kenapa takut, Indonesia kan terkenal penghasil rempah-rempah, jamu herbal."

"Kami naikkan lagi untuk bisa meningkatkan imun Kita harus berinovasi, yang penting warganya sehat dan sembuh," ucapnya.

Di samping itu, Hendi juga akan mempercepat vaksinasi di kelurahan-kelurahan memiliki kasus Covid-19 yang tinggi. (eyf)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved