Sabtu, 11 April 2026

Berita Jateng

Warga Dusun Jengkol Limbangan Kendal Bahagia Akhirnya Bisa Merasakan Daging Sapi

Meski dalam susana pandemi Covid-19, rasa bahagia menyelimuti warga Dusun Jengkol, Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal

Penulis: Saiful Masum | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Warga Dusun Jengkol Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal memotong sapi kurban bantuan dari BPKH dan DT Peduli Jateng, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Meski dalam susana pandemi Covid-19, rasa bahagia menyelimuti warga Dusun Jengkol, Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal pada momen Iduladha kali ini.

Sebanyak 170 keluarga dengan jumlah penduduk 500-an jiwa akhirnya bisa berkurban sapi.

Tokoh masyarakat Dusun Jengkol, Khoirul Umam (43) mengatakan, kondisi ekonomi warga Jengkol masih jauh dari sejahtera. Hal itu dipengaruhi letak geografis dusun di pinggiran Kabupaten Kendal yang berbatasan dengan Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung. 

Masyarakat sekitar hanya mengandalkan penghasilan dari bertani dan berkebun setiap harinya. Sementara jarak tempuh menuju Kota Kendal atau Kota Semarang terlampau jauh untuk dijangkau semua orang.

Kondisi terpencil dengan rata-rata penghasilan masyarakat pas-pasan membuat warga hidup sederhana. Termasuk memeriahkan Hari Raya Iduladha hanya dengan berkurban 4 ekor domba saja. 

"Warga sini belum pernah kurban sapi. Paling hanya domba kecil-kecil gak lebih dari 5 ekor dibagikan ke semua warga. Kalau untuk merasakan daging sapi saja, belum tentu sekali setahun. Bahkan sejak pandemi ini, sekali dalam dua tahun," terangnya, Kamis (22/7/2021).

Khoirul mencatat, setidaknya masyarakat Jengkol baru 4 kali bisa merasakan kurban sapi. Semua itu terjadi dalam beberapa tahun lalu, melalui bantuan dari pihak-pihak tertentu.

Pada pandemi 2020 lalu, kata Khoirul, warga Dusun Jengkol kembali gigit jari karena tak ada donatur hewan kurban. Mereka pun hanya bisa mengandalkan domba yang ada untuk dibagikan merata ke semua penduduk.

Ia mengaku bersyukur karena pada 2021 ini, 500 penduduk Dusun Jengkol kembali bisa merasakan daging sapi bantuan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lembaga Amil Zakat Nasional (DT Peduli). 

"Ekonomi di sini masih proses berkembang. Kita sangat senang karena ada lagi sumbangan sapi di momen kurban kali ini. Karena masyarakat sangat jarang makan daging sapi. Kita berharap program ini bisa terus menjangkau masyarakat di daerah-daerah tertinggal, termasuk bantuan untuk mengembangkan usaha warganya," tuturnya.

PJ penyaluran hewan kurban BPKH DT Peduli, Jadi Supriyo mengatakan, tahun ini DT Peduli Jateng bersama BPKH hanya menyalurkan hewan kurban di dua daerah. Satu tempat di Dusun Jengkol, Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Dan satu hewan kurban disalurkan di Kabupaten Rembang. 

Jadi menerangkan, penyaluran hewan kurban ini merupakan program kemaslahatan yang menjangkau masyarakat pelosok atau pinggiran daerah, terutama dengan kondisi ekonomi yang tertinggal.

Khusus di Kabupaten Kendal ini, lanjutnya, hewan kurban yang disalurkan berupa sapi dengan berat 6 kuintal atau lebih dari setengah ton. 

Ia berharap, bantuan ini bisa sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan setelah terdampak pandemi Covid-19.

"Kita tentukan daerah pelosok karena di dalamnya masyarakat membutuhkan. Jadi kebermanfaatan program benar-benar sampai. Karena kita menyasar masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang minim," ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved