Breaking News:

Penanganan Corona

Berikut Tanda-tanda Bahaya Pasien Isoman, Segera Bawa ke Rumah Sakit, Telat Bisa Gawat!

Berikut Tanda-tanda Bahaya Pasien Isoman, Segera Bawa ke Rumah Sakit, Telat Bisa Gawat!

Editor: yayan isro roziki
freepik.com
Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman). 

TRIBUNPANTURA.COM - Isolasi mandiri (isoman) bisa jadi merupakan pilihan terbaik saat Anda positif atau suspec Covid-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Namun, isoman bisa jadi membahayakan bahkan berujung kematian bila kondisi semakin parah, dan terlambat mendapat penanganan.

Tak sedikit pasien isoman Covid-19 yang meninggal karena terlambat menyadari kondisinya atau terlambat mendapat penanganan medis yang memadai.

Ketahui tanda-tanda bahaya pasien Covid-19 yang menjalani isoman berikut ini.

Saat isoman istirahat cukup, asupan makanan bergizi dan multivitamin diaggap cukup untuk membangun imunitas tubuh melawan infeksi tersebut.

Meski demikian, pasien isoman bisa mengalami gejala pemburukan yang meningkatkan gradasi keparahannya.

Status pasien berubah menjadi gejala sedang, berat atau kritis sehingga harus segera dibawa ke layanan kesehatan.

Dr. Daeng M Faqih, Ketua Umum Pengurus Besar IDI, mengatakan pasien isoman yang meninggal biasanya mengalami pemburukan sehingga seharusnya sudah ditangani dokter di rumah sakit.

"Banyak keluarga tidak mengerti bahwa kondisi pasien memburuk, misalnya saja saturasi rendah," jelasnya dalam diskusi virtual bertajuk Dukungan Good Doctor untuk Program Vaksinasi Nasional dan Penanganan COVID-19 di Indonesia pada Kamis (22/07/2021).

Untuk mencegah kondisi tersebut, ia menjabarkan dua tanda bahaya yang harus disadari pendamping pasien isoman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved