Berita Jateng

Warga Krajankulon Kabupaten Kendal Keluhkan Sungai Desa Penuh Sampah

Warga Desa Krajankulon, tepatnya Kampung Pesantren dan Kampung Pandean Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal mengeluhkan kondisi Sungai

Penulis: Saiful Masum | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Warga Kampung Pesantren Desa Krajankulon, Kecamatan Kaliwungu, Kendal memperlihatkan kondisi sungai desa yang kotor akibat sampah yang menumpuk dan aliran sungai yang tersendat, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Warga Desa Krajankulon, tepatnya Kampung Pesantren dan Kampung Pandean Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal mengeluhkan kondisi Sungai Sarean yang kotor dengan sampah setiap hari.

Menurut keterangan warga sekitar, sampah yang berada di dasar sungai tidak berasal dari limbah keluarga warga sekitar.

Warga juga tidak mengetahui pasti asal sampah yang mencemari Sungai Sarean hingga menyebabkan bau dan terlihat kotor.

Warga Kampung Pesantren, Murdiyanto (44) menjelaskan, banyaknya sampah memenuhi Sungai Sarean hampir setiap hari. 

Selain menyebabkan kondisi lingkungan menjadi kumuh, juga berdampak pada udara yang kurang sehat.

Selain itu, sampah yang tercecar di sungai jika dibiarkan bisa menyebabkan banjir ketika musim penghujan tiba. 

Warga sekitar pun sudah menanggulanginya dengan kerja bakti sepekan sekali, namun belum bisa menjadi solusi konkrit.

Sampah terus datang dan membusuk di aliran sungai yang tersendat hingga mengakibatkan bau tak sedap.

"Warga kami tidak buang sampah ke sungai.

Setiap rumah sudah ada bak sampahnya, nanti ada yang ambil, warga membayar jasanya," terangnya, Kamis (2/9/2021).

Murdiyanto menyayangkan aliran sungai yang bersumber dari Kaliaji ini tidak lancar setiap hari karena terbatas jadwal pengairan sepekan sekali.

Kondisi itu menyebabkan sampah-sampah yang ikut terlarut aliran sungai berhenti di badan sungai dan membusuk sehingga menimbulkan bau menyengat.

Ia berharap, pemerintah setempat melalui dinas terkait memberikan solusi agar aliran sungai yang melintas di Desa Krajankulon bisa lancar dan bersih kembali.

Ketua RT 2 RW 5, Nanang Hakim (45) menambahkan, untuk membuat Sungai Sarean sepanjang 1 kilometer di Kampung Pesantren menjadi bersih, warga harus memanggil tukang bersih-bersih sungai setahun sekali dengan anggaran swadaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved