Breaking News:

Berita Jateng

Ada Kampus di Jateng Terang-terangan Tolak Calon Mahasiswa Penerima KIP Kuliah

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI mengungkapkan ada sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah yang menolak secara terang

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI, Dr Lukman 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI mengungkapkan ada sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah yang menolak secara terang-terangan calon mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Kondisi tersebut tentu merugikan calon mahasiswa yang berprestasi namun memiliki permasalahan finansial sehingga tidak dapat mengakses kampus impiannya.

"Ada perguruan tinggi yang menolak terang terangan karena tidak mau rugi. Prodi tertentu tidak menerima KIP-K karena tekor, rugi banyak.

Kalau seperti itu perguruan tinggi tidak peduli dengan sekitarnya," kata Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI, Dr Lukman saat sosialisasi beasiswa KIP-K secara daring, Senin (13/9/2021).

Padahal, semua anak negeri ini berhak atas pendidikan berkualitas.

Program studi yang mahal dan prestisius biasanya tidak menerima calon mahasiswa penerima beasiswa ini.

Salah satu alasannya karena biaya kuliah di prodi lebih dari Rp 2,4 juta atau melebihi besaran beasiswa yang diberikan. Oleh karena itu ada perubahan skema besaran.

"Ada perubahan skema KIP Kuliah pada 2021 ini.

Awalnya rata-rata besaran uang kuliah sama rata Rp 2,4 juta persemester kini diubah maksimal Rp 12 juta tergantung akreditasi prodi pada universitas peserta," jelasnya.

Untuk prodi berakreditasi A peserta akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan maksimal Rp 12 juta persemester.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved