Berita Jateng

Tes Antigen Cepat Khusus PTM di Banjarnegara, Seorang Guru Dinyatakan Positif Covid-19

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diwarnai dengan munculnya klaster penyebaran Covid 19 di beberapa sekolah di Jawa Tengah.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Beberapa siswi menyapu di komplek SMKN 1 Bawang Banjarnegara. 

TRIBUNPANTURA.COM, BANJARNEGARA - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diwarnai dengan munculnya klaster penyebaran Covid 19 di beberapa sekolah di Jawa Tengah. 

Di Kabupaten Purbalingga, ratusan siswa di beberapa sekolah terpapar Covid 19 hingga harus diisolasi. 

PTM yang sempat menjadi angin segar bagi guru dan para siswa pun terpaksa dihentikan sementara. 

Kasus di Purbalingga ini menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten tetangga, Banjarnegara. 

Dinas Kesehatan Banjarnegara menggiatkan testing dan tracing di sekolah-sekolah yang telah menerapkan PTM

Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara dr. Latifa Hesti Purwaningtyas mengatakan, setelah kasus di Purbalingga, pihaknya memerintahkan seluruh Puskesmas di Banjarnegara untuk melakukan tes rapid antigen di semua sekolah yang melaksanakan PTM

"Saya suruh sampel SMP dan SMA di wilayah Puskesmas masing-masing, " katanya, Senin (

Tidak semua siswa dan guru menjalani tes antigen.

Pihaknya hanya mengambil sampel 20 orang, terdiri dari 15 pelajar dan 5 guru untuk dites. 

Pihaknya mendapati seorang guru di sebuah SMP positif dari hasil tes cepat antigen. 

Tetapi ia memastikan, sekolah tempat guru tersebut belum melaksanakan PTM

"Setelah dicek ternyata belum PTM. Mungkin saat pelaksanaan tes antigen, kebetulan guru itu piket di sekolah, "katanya

Guru yang diketahui positif dari hasil tes cepat antigen itu lantas diminta untuk isolasi mandiri. 

Pihaknya juga melarang sekolah itu untuk menggelar PTM.

Pihaknya akan lebih dulu melaksanakan tracing terhadap kontak erat, serta memperluas tes cepat antigen untuk siswa dan murid. 

" Kalau situasi sudah memungkinkan, baru sekolah itu boleh PTM, "katanya

Di luar seorang itu, ia memastikan  seluruh siswa maupun guru yang dites antigen hasilnya negatif. 

Dengan demikian, mereka tetap bisa melanjutkan PTM dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved