Breaking News:

Berita Jateng

Launching Jamu Kuat, Kemenkumham Jateng dan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Teken Nota Kesepahaman

Launching Jamu Kuat, Kemenkumham Jateng dan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Teken Nota Kesepahaman

Penulis: m zaenal arifin | Editor: yayan isro roziki
Dok Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah
Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, A Yuspahruddin, menandatangani nota kesepahaman dengan Pengadilan Tinggi Agama Semarang di Hotel Patra, Jumat (1/10/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah membangun sinergitas dan kerjasama yang lebih nyata dengan Pengadilan Tinggi Agama Semarang.

Kerjasama itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, A Yuspahruddin, dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Alwi Mallo, Jum'at (1/10/2021).

Seremoni penandatanganan nota kesepakatan digelar bersamaan dengan launching aplikasi kerjasama mewujudkan keadilan untuk masyarakat (Jamu Kuat) milik Pengadilan Tinggi Semarang di Hotel Patra Semarang.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, A Yuspahruddin menerangkan, kerjasama ini bagian dari pelaksanaan salah satu tugas dan fungsi Balai Harta Peninggalan (BHP) Semarang terkait pengurusan harta peninggalan seseorang anak yang telah ditetapkan perwaliannya oleh Pengadilan Agama.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, A Yuspahruddin, menandatangani nota kesepahaman dengan Pengadilan Tinggi Agama Semarang di Hotel Patra, Jumat (1/10/2021).
Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, A Yuspahruddin, menandatangani nota kesepahaman dengan Pengadilan Tinggi Agama Semarang di Hotel Patra, Jumat (1/10/2021). (Dok Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah)

"Kerjasama ini nanti untuk perwalian. Ini adalah salah satu tugas dari BHP."

"Setelah Pengadilan Agama menentukan perwalian maka BHP yang akan menindaklanjuti," katanya.

Dikatakannya, di Indonesia hanya ada 5 BHP satu di antaranya ada di Semarang.

Satu BHP akan bekerjasama dengan dengan banyak Pengadilan Agama.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Alwi Mallo menuturkan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah awal terhadap sinergitas yang dibangun bersama dan masih diperlukan adanya tindak lanjut dan implementasi yang lebih konkrit.

Selain dengan Kanwil Kemenkumham Jateng, penandatanganan nota kesepahaman juga dilakukan Pengadilan Tinggi Agama Semarang dengan Pemprov Jateng, Polda Jateng, Kanwil DJKN Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Kanwil BPN Jawa Tengah, DPD MAPPI Jawa Tengah serta Kanreg VIII PT. BSI. (Nal)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved