Berita Jateng
Bupati Hartopo Minta Laskar Lereng Muria Rawat Pohon yang Sudah Ditanam
Penghijauan di wilayah Lereng Muria dan Patiayam terus digalakkan. Satu di antaranya dilakukan Laskar Lereng
TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Penghijauan di wilayah Lereng Muria dan Patiayam terus digalakkan.
Satu di antaranya dilakukan Laskar Lereng Muria yang akan menanam kurang lebih 3.000 pohon buah di Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Bupati Kudus, HM Hartopo mengapresiasi langkah Laskar Lereng Muria yang ikut menghijaukan lereng Muria.
Hal tersebut disampaikan saat audiensi di Pendopo Kabupaten Kudus, saat didampingi Kepala Dinas PKPLH Kudus dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Kamis (4/11/2021).
Dia meminta, Laskar Lereng Muria fokus pada perawatan setelah menanam pohon.
Seperti halnya pecinta lingkungan yang ulet merawat pohon yang ditanam.
Berbagai pohon yang bermanfaat untuk menyerap air dan mencegah longsor tersebut harus terus dipantau pertumbuhannya.
Pasalnya, selama ini pohon-pohon buah yang telah ditanam umurnya tak sampai sebulan.
Kebanyakan pohon tersebut dicabuti oleh masyarakat sekitar yang biasa bertani di sana.
"Mohon Laskar Lereng Muria ini terus memantau pohon-pohon yang ditanam.
Pengalaman yang sudah-sudah, pohon buah yang ditanam di sana umurnya tak sampai sebulan karena bibitnya dicabut.
Ya layaknya pecinta lingkungan yang dengan ulet memperhatikan bibit sampai tumbuh," pesannya.
Hartopo meminta Laskar Lereng Muria mensosialisasikan penanaman pohon kepada masyarakat sekitar.
Dengan begitu, masyarakat lebih paham dan ikut merawat pohon-pohon yang ditanam.
Pihaknya pun meminta Laskar Lereng Muria memberikan sosialisasi untuk menjaga lereng Muria tetap hijau agar terhindar dari tanah longsor dan banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Bupati-Kudus-HM-Hartopo-saat-audiensi-bersama-Laskar-Leren.jpg)