Berita Jateng
Inflasi Kembali Dialami Purwokerto dan Cilacap pada November 2021
Pada November 2021 Purwokerto dan Cilacap kembali mengalami inflasi, yaitu masing-masing sebesar 0,40 persen (mtm) dan 0,36 persen (mtm).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, PURWOKERTO - Pada November 2021 Purwokerto dan Cilacap kembali mengalami inflasi, yaitu masing-masing sebesar 0,40 persen (mtm) dan 0,36 persen (mtm).
Pada periode ini, seluruh kabupaten/kota IHK di Jawa Tengah mengalami inflasi.
Secara tahunan, inflasi di Purwokerto dan Cilacap tercatat masing-masing sebesar 1,76 persen (yoy) dan 1,41 persen (yoy), berada di bawah rentang target inflasi sebesar 3±1 persen.
Secara umum, Purwokerto dan Cilacap tercatat mengalami inflasi bulanan tertinggi sepanjang tahun 2021.
Inflasi pada kedua daerah didorong oleh meningkatnya harga beberapa komoditas pangan strategis pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Contohnya seperti produk peternakan (daging & telur ayam ras) seiring menguatnya permintaan pasar serta cabai merah karena faktor cuaca yang mempengaruhi hasil panen.
"Harga komoditas minyak goreng juga terpantau meningkat cukup signifikan didorong oleh kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) dunia pada bulan laporan dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir tahun 2021," ujar Kepala Perwakilan BI Purwokerto, Samsun Hadi dalam siaran persnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (4/12/2021).
Perkembangan Inflasi di Purwokerto
Pada November 2021, Purwokerto mengalami inflasi sebesar 0,40 persen (mtm) atau 1,76 persen (yoy) dan 1,43 persen (ytd).
Inflasi terutama bersumber dari peningkatan harga pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil sebesar 0,27 persen (mtm).
Dilihat dari komoditasnya, yang menjadi penyumbang inflasi terbesar pada periode ini adalah komoditas telur ayam ras, minyak goreng, cabai merah, semen dan daging ayam ras.
Di sisi lain, tekanan inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh deflasi pada kelompok Kesehatan yang mengalami deflasi sebesar -0,01 persen (mtm) dan memberikan andil sebesar -0,0003 persen (mtm).
Pada periode laporan, bawang merah, buah naga, jeruk, dan cabai rawit menjadi komoditas utama yang menahan inflasi bulan November.
Secara tahunan, Purwokerto tercatat mengalami inflasi sebesar 1,76 (yoy).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Pedagang-sembako-di-Pasar-Trayeman-Slawi-Kabupaten-Tegal-Jumat-3122021-Ia-terli.jpg)