Breaking News:

Kecelakaan Nagreg

Panglima TNI Andika: Pecat dan Penjara Seumur Hidup 3 Anggota Pembuang Korban Kecelakaan Nagreg

Panglima TNI Andika Pecat & Penjara Seumur Hidup 3 Anggota TNI Pembuang Korban Kecelakaan Nagreg. nasib 3 tni pembuang mayat korban kecelakaan nagreg

Tribunmanado.co.id/antara
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 

TRIBUN-PANTURA.COM, JAKARTA - Tiga oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat kecelakaan di Nagreg, dan membuang dua orang korbannya ke Sungai Serayu di Jawa Tengah (Jateng), terancam dipecat dan dihukum penjara seumur hidup.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meminta ketiga oknum yang telah mencoreng nama baik TNI tersebut dijerat pasal dengan tuntutan hukum maksimal.

Jenderal Andika menyebut, ketiga oknum tersebut dijerat pasal pembunuhan berencana, sebagaimana diatur dalam Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca juga: Ini Sosok 3 Oknum TNI Pembuang Korban Kecelakaan di Nagreg ke Sungai Serayu, Kolonel hingga Kopda

Baca juga: Penabrak dan Pembuang Mayat Sejoli Korban Kecelakaan Nagreg ke Sungai Serayu Ditangkap Polisi

Baca juga: Fakta Baru Mayat di Sungai Serayu Korban Kecelakaan Nagreg, Kombes Sumy: Masih Hidup saat Dibuang

Menurut Andika, perbuatan ketiga oknum TNI tersebut bisa dijerat dengan pasal tersebut.

"Ada Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana penjara seumur hidup," kata Andika melalui pesan singkat, Sabtu (25/12/2021).

Adapun ketiga anggota TNI AD tersebut yakni Kolonel Infanteri P, Kopral Dua DA, dan Kopral Dua A.

Kolonel Infanteri P berdinas di Korem Gorontalo, Kodam Merdeka.

Saat ini, Kolonel Infanteri P tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka, Manado.

Sementara, Kopral Dua DA berdinas di Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro.

Ia tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved