Breaking News:

Berita Batang

Berlakukan e-Retribusi Pasar, Pemkab Batang Targetkan PAD Sektor Ini Naik 42 Persen Jadi Rp4,5 M

Berlakukan e-Retribusi Pasar, Pemkab Batang Targetkan PAD Sektor Ini Naik 42 Persen Jadi Rp4,5 M

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
TribunPantura.com/Dina Indriani
Bupati Batang Wihaji (kiri) dan Kepla Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tegal Muhamad Taufik Amrozy (kanan) saat melaunching E-Retribusi di Pasar Batang, Senin (27/12/2021). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberlakukan e-Retribusi Pasar.

Para pedagang pasar tidak lagi membayar retribusi secara manual atau tunai. 

Melainkan cukup menggunakan kartu dan barcode yang sudah tersedia di setiap lapak, petugas penarikan tinggal melakukan scan pada barcode tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Batang, Subiyanto mengatakan penerapan e-retribusi dalam rangka mempercepat digitalisasi daerah dan elektronifikasi transaksi yang bekerjasama dengan Bank Jateng.

"Manfaat e-retribusi antara lain pedagang membayar retribusi sesuai perda, lalu pendapatan masuk secara real tim ke kas daerah."

"Sehingga pendapatan bisa dipantau langsung melalui Bank Jateng dan aplikasi sehingga di situ ada transparansi dan akuntabel serta menghindari kontak langsung uang tunai yang bisa jadi sarana penularan virus," jelasnya.

Sementara itu untuk jumlah pedagang di pasar Batang mencapai 8.222 orang.

Rinciannya  5.490 pedagang los, 1.572 pedagang kios dan 1.143 pedagang pelataran.

Penerapan E-Retribusi juga diterapkan di Pasar Limpung, Pasar Bandar, Pasar Bawang, Pasar Subah, Pasar Tersono, Pasar, Warungasem dan Pasar Plelen Gringsing.

"Penerapan E-Retribusi juga membuat target penerimaan meningkat pada 2022, target awal yaitu Rp3,15 Miliar menjadi Rp4,5 Miliar atau naik 42 Persen," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved