Minggu, 31 Mei 2026

Berita Jateng

Atlet PON dan Peparnas Berprestasi di Kudus Dapat Bonus dari Pemkab

Atlet beprestasi asal Kudus yang turun dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI mendapat bonus

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Bupati Kudus HM Hartopo (dua dari kanan) menyerahkan bonus secara simbolis kepada atlet Peparnas asal Kudus yang berhasil mendapat medali emas, Selasa (28/12/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Atlet beprestasi asal Kudus yang turun dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI mendapat bonus dari Pemerintah Kabupaten Kudus.

Pemberian bonus tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (28/12/2021).


Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus, Imam Triyanto mengatakan, tercatat dari Kudus ada 29 atlet yang turun mewakili Jawa Tengah di ajang olahraga paling bergengsi di Tanah Air.

Dari 29 atlet tersebut, atlet asal Kudus berhasil memboyong 4 perak dan 9 perunggu.


Sementara untuk atlet Peparnas asal Kudus yang turun mewakili Jawa Tengah hanya ada satu dan berhasil memperoleh emas dari cabang olahraga angkat berat.


Imam mengapresiasi prestasi atlet asal Kudus yang membawa nama harum Jawa Tengah di kancah nasional.

Dia berharap, ke depan torehan prestasi tersebut bisa lebih ditingkatkan.


"Selain membawa nama baik Jawa Tengah, tentu nama baik Kudus di bidang olahraga juga terangkat," kata Imam


Masing-masing atlet tersebut mendapat bonus sebesar Rp 15 juta untuk peraih emas.

Sementara untuk peraih perak mendapat bonus Rp 10 juta, dan atlet peraih perunggu mendapat Rp 5 juta.


Tidak hanya atlet, para pelatih dan perangkat pertandingan juga mendapat bobus sebesar Rp 2,5 juta.


Bonus untuk para atlet, pelatih, dan perangkat pertandingan itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kudus HM Hartopo.

Dalam sambutannya, bonus yang diberikannya itu merupakan bentuk apresiasi atas torehan prestasi yang dilakukan para atlet.


Kepada para atlet, Hartopo berpesan supaya terus mengevaluasi diri dalam rangka meningkatkan prestasi cabang olahraga yang digeluti.

Selain itu pola hidup sehat juga harus menjadi perhatian.


"Olahraga penting, pola hidup sehat adalah kebutuhan, tapi kalau tidak jadi atlet juga jadi kebutuhan.

Pola hidup sehat dan pola makan sehat adalah satu rangkaian," kata dia.


Lebih lanjut Hartopo mengatakan, meski jumlah bonus bisa dikatakan belum sesuai harapan, namun ke depan dia akan meningkatkan nominalnya.

Dia juga berharap agar pandemi bisa segera berakhir supaya pihaknya juga fokus dalam memberikan pembinaan dan bonus lebih terhadap atlet berprestasi asal Kudus.


Seorang atlet asal Kudus peraih medali emas, Rani Puji Astuti, bangga dan senang atas perhatian yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.


"Terima kasih atas perhatian bupatu dan KONI," kata Rani.


Ini merupakan yang pertama bonus yang diterimanya dari Pemerintah Kabupaten Kudus.

Sebelumnya, dalam even Peparnas 2016 di Bandung, tidak ada bonus dari Pemerintah Kabupaten Kudus.


Bagi Rani, besaran bonus yang diberikan bukan persoalan.

Menurutnya, apresiasi dalam bentuk bonus tersebut baginya sudah lebih dari cukup.


"Kalau saya berpikirnya tidak ke uang, tapi lebih ke prestasi nanti uang mengikuti," kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved