Berita Slawi
Video Serpung Vaksin Covid-19 di Kec Talang Targetkan 10.656 Sasaran
Program serpung maksimal vaksinasi Covid-19 mempercepat capaian 70 persen dosis satu.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: restu dwi r
TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Berikut video serpung vaksin Covid-19 di Kec Talang targetkan 10.656 sasaran.
Program serpung maksimal vaksinasi Covid-19, dalam rangka mempercepat capaian 70 persen dosis satu di wilayah Kabupaten Tegal sudah dimulai sejak 3 sampai 15 Januari 2022 mendatang.
Jadwal pelaksanaan sudah dibuat dan Selasa (4/1/2022) ini giliran di wilayah Kecamatan Talang dengan menargetkan 10.656 sasaran.
Ditemui saat sedang meninjau vaksinasi di Desa Wangandawa, Camat Talang Sumiyati menjelaskan, untuk bisa mencapai target yang ditentukan pihaknya menyiapkan 90 titik, rincainnya di Puskesmas Talang ada 42 titik dan Puskesmas Kaladawa ada 48 titik.
Selain dibantu dari area Talang, menurut Sumiyati pihaknya juga turut dibantu dari Puskesmas atau Rumah Sakit daerah lain lewat Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal.
"Harapannya target sasaran 10.656 ini bisa tuntas pada hari ini juga. Sistemnya vaksinasi kami mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB stay di posyandu atau tempat yang dijadikan lokasi vaksinasi. Nah setelah istirahat dilanjut door to door ke rumah warga, bahkan ada juga yang sampai malam hari," jelas Sumiyati, pada Tribunjateng.com, Selasa (4/1/2022).
Menurut Sumiyati, jumlah 10.656 yang belum tervaksin ini merupakan warga yang memiliki penyakit penyerta (komorbit), ada juga yang keterbatasan fisik, sulit akses menuju tempat vaksinasi, dan belum lagi warga yang memang tidak mau divaksin dengan beragam alasan.
Ada yang termakan kabar hoax semisal habis divaksin nanti sakit bahkan meninggal dunia, dan menganggap jika sudah tidak ada pandemi Covid-19 sehingga menganggap tidak perlu divaksin.
Inilah tantangan yang dihadapi oleh Sumiyati, tim tenaga kesehatan (Nakes), dan tim lintas sektoral yang membantu percepatan vaksinasi Covid-19.
Dengan adanya door to door, diharapkan respon masyarakat lebih baik dan capaian vaksinasi bisa terpenuhi.
"Kami dibantu dari TNI, Polri, tim Nakes, dan pihak Desa. Tadi Bupati Tegal Umi Azizah, juga sempat memantau vaksinasi di Desa Dukuhmalang, Pacul, dan Wangandawa, bahkan sempat door to door ke rumah warga juga," katanya.
Jika pada pelaksanaannya tidak bisa selesai hari ini, lanjut Sumiyati, maka akan dilakukan mapping apa saja kendalanya, apakah karena kondisi kesehatan, sedang ke luar kota, atau apa.
Nantinya yang memang belum divaksin, bisa melakukan di Balai Desa atau Puskesmas setempat.
Adapun serpung maksimal vaksin ini, tujuan utamanya supaya bisa mencapai target 70 persen dosis satu. Sehingga bisa lanjut melaksanakan vaksin Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.
"Jadi kalau door to door, kami keliling misal ke satu gang, nah nanti ke rumah warga dan menanyakan sudah vaksin belum, misal belum dan yang bersangkutan berkenan divaksin ya langsung kami periksa dahulu, kalau hasilnya oke ya langsung kami vaksin saat itu juga. Jadi semua tim bergerak bersamaan, jadi hemat tenaga dan waktu juga. Kalau ada warga yang menolak ya kami kasih imbauan dan pemahaman dulu supaya berkenan divaksin," terangnya.